
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pembinaan untuk warga binaan, Lapas Mojokerto mengadakan diskusi santai dengan pejabat struktural untuk membahas berbagai program yang sedang berjalan dan yang akan dijalankan.
Diskusi ini bertujuan sebagai wadah bagi jajaran Lapas Mojokerto untuk berbagi ide, mengevaluasi program yang telah dilaksanakan, serta merencanakan langkah-langkah strategis ke depan.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah peningkatan pembinaan warga binaan, baik dalam hal keterampilan kerja, pendidikan, maupun pembinaan mental dan spiritual.
Salah satu program pembinaan yang diunggulkan adalah pembuatan sepatu, yang bertujuan untuk memberikan keterampilan yang berguna bagi reintegrasi sosial warga binaan setelah pembebasan.

Lapas Mojokerto juga berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan, termasuk fasilitas video call gratis, yang memungkinkan warga binaan tetap berkomunikasi dengan keluarga.
Inovasi ini diharapkan dapat memberikan dukungan emosional bagi warga binaan, yang sangat penting untuk menjaga stabilitas mental mereka selama menjalani masa pidana.
“Kami akan terus menjalankan dan meningkatkan program-program pembinaan yang sudah ada, serta menyediakan fasilitas video call gratis agar warga binaan dapat tetap terhubung dengan keluarga dan menjaga kestabilan emosional mereka,” jelas Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan.
Dengan semangat untuk terus membangun yang lebih baik, diskusi ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan Lapas yang lebih humanis, transparan, dan berfokus pada pembinaan serta pelayanan yang optimal. (Tantri*)
