Menengok Aktivitas Jasa Rawat Kambing Sakit di Mojokerto Bertarif Rp 300 Ribu

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250217 213432
Rutinitas Muhamad Amin dalam memberikan makan kambing. (Redaksi/kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com- Muhamad Amin (50) warga Desa Parengan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto ini punya profesi yang unik sekaligus mulia.

Betapa tidak, honorer Disperindag Kabupaten Mojokerto ini kini banyak dimintai tolong oleh sejumlah peternak kambing di Mojokerto untuk merawat kambing-kambing mereka yang sakit.

Profesi ini sudah ia tekuni sejak September 2024. Semua berawal dari kecintaannya terhadap kambing, khususnya kambing kontes jenis Bourd dan Peranakan Etawa (PE).

Dengan dibantu istrinya, Amin begitu sabar dan teliti dalam merawat kambing-kambing yang sakit.

“Semua harus dilakukan dengan sabar dan teliti, mulai pemberian pakan, vitamin juga obat herbal buatan sendiri yang terbuat dari rebusan daun jambu kristal dan gula merah,” ujarnya kepada Kabarterdepan, Senin (17/2/2025).

Profesi yang dijalani Amin ini akhirnya membuahkan hasil. Kini banyak peternak kambing yang menggunakan jasanya untuk merawat kambing sakit.

“Hari ini ada kebanjiran order kambing jenis Domba Taexel, sekitar 9 ekor dari peternak desa Bandung Kecamatan gedeg Kabupaten Mojokerto,” ujar Amin yang juga dikenal sebagai penyuluh Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Mojokerto ini.

Tentu saja aktivitas merawat kambing itu ia lakukan setelah pulang kerja sebagai penyuluh di Disperindag Kabupaten Mojokerto.

Untuk tarif jasa rawat kambing sakit, ayah dua anak ini tidak mematok tarif mahal.

“Harga pengobatan Rp 300 ribu per ekor sampai sembuh dan sehat,” tandasnya.

Di kesempatan ini Amin juga memberikan tips bagi para peternak kambing agar hewan piaraannya tumbuh sehat.

“Dimulai dari menjaga kebersihan tubuh kambing, memperhatikan pola makan dengan nutrisi yang cukup, kebersihan kandang dan asupan suplement, ini agar kesehatan kambingnya terjaga,” jelas Amin.

Amin pun kini bersyukur dapat membantu para peternak dengan merawat kambing mereka yang sakit.

“Alhamdulillah, banyak peternak kambing yang saya bantu, alhamdulillah juga ada tambahan belanja untuk keluarga,” pungkasnya penuh syukur.
(*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page