Viral! Dua Remaja Putri di Grobogan Terlibat Cekcok Gegara Cemburu

Avatar of Redaksi
IMG 20250214 WA0079 1
VIRAL: Korban kekerasan (kanan) pasrah saat pelaku (kiri) meluapkan emosi kepada dirinya.(Tangkapan layar rekaman video saat kejadian).

Grobogan, kabarterdepan.com – Rekaman video kelakuan dua remaja putri yang terlibat cekcok di depan salah satu kafe karaoke di kota Purwodadi Kabupaten Grobogan kini viral di media sosial.

Perseteruan adu mulut kedua remaja itu dikabarkan berujung kekekerasan fisik hingga berujung pelaporan di kepolisian setempat. Peristiwa itu diduga terjadi pada awal bulan Januari 2024 lalu.

Dalam rekaman video yang berdurasi 2 menit 12 detik itu memperlihatkan remaja putri memakai celana panjang inisial (S) diduga sedang mengklarifikasi tentang kata-kata di story Whatshaap kekasihnya yang dikomentari oleh remaja putri inisial (R) yang berprofesi sebagai pemandu karaoke.

Di awal rekaman video menunjukkan jika keduanya remaja itu hanya beradu mulut saja, namun sesaat kemudian salah satu dari mereka melanyangkan pukulan kebagian wajah dan kepala sebelum akhirnya cekcok kedua remaja putri itu dapat dilerai oleh salah satu pemuda yang ada di lokasi tersebut.

Dari informasi keterangan korban (R), remaja putri yang terlibat cekcok dengannya itu masih duduk di bangku kelas 12 di salah-satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Purwodadi.

Dikatakan, saat itu, remaja (S) tiba-tiba datang di tempat kerjanya sekitar jam 04.00 WIB dini hari. Tanpa basa-basi langsung menghujani (R) dengan pukulan tangan.

”Sekitar jam 22.30 malam dia sudah mendatangi saya ngomel-ngomel, setelah dia pergi kemudian jam 4 subuh dia balik lagi ke tempat kerja saya dan langsung main pukul ke saya pakai tangan dia,” ungkap (R) saat dihubungi kabarterdepan.com Jumat (14/2/2025).

Menurutnya, aksi pemukulan yang dilakukan oleh (S) diduga lantaran cemburu kekasihnya diajak korban bernyanyi karaoke (Nge-room) di tempat kerjanya.

”Dia kayaknya cemburu saat story kekasihnya saya komentari dengan kalimat (nyanyi ..?) itu saja sebenarnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kejadian pemukulan dilakukan (S) kepadanya terjadi dua kali yang pertama sekitar jam 22.30 WIB, dan pertemuan kedua jam 04.00 WIB pagi.

Lebih lanjut, Ia mengaku, akibat main tangan yang dilakukan oleh (S), dirinya sempat mengalami luka lebam di bagian wajah serta kepala bagian belakang

Atas adanya peristiwa tersebut kemudian korban melapor ke Polsek Kota Purwodadi dengan membawa bukti hasil visum dan rekaman video saat dirinya mengalami perlakuan kekerasan fisik oleh pelaku.

“Kejadian pada 30 Desember 2024 malam, siangnya saya laporkan ke Polsek Kota Purwadadi,” jelasnya.
(Masrikin).

Responsive Images

You cannot copy content of this page