
Teknologi, Kabarterdepan.com – Bulan Februari 2025 akan menjadi momen yang menarik bagi industri smartphone dengan hadirnya beberapa perangkat baru. Namun, tidak semua perangkat yang akan dirilis mendapat perhatian besar dari publik. Beberapa di antaranya justru menjadi pusat perhatian karena inovasi dan peningkatan yang signifikan.
Dilansir dari berbagai sumber, dari sekian banyak perangkat yang akan meluncur, ada satu smartphone lipat yang paling dinanti tahun ini, sebuah ponsel Ultra dari merek asal Tiongkok, serta dua model kelas menengah—satu berfokus pada performa dan satu lagi mengedepankan desain serta kualitas kamera. Berikut adalah keempat perangkat yang diprediksi akan menggebrak pasar di bulan Februari 2025.
Oppo Find N5

Oppo akan merilis smartphone lipat generasi keempat mereka dalam format buku, yakni Oppo Find N5. Ponsel ini merupakan penerus dari Oppo Find N3 yang dirilis pada akhir 2023.
Karena hadir lebih dari satu tahun setelah pendahulunya, Find N5 dipastikan membawa peningkatan besar. Berdasarkan teaser resmi serta bocoran dari berbagai sumber, perangkat ini akan menjadi smartphone lipat tertipis di dunia saat diluncurkan, dengan ketebalan hampir setara dengan port USB Type-C ketika dibuka.
Meskipun memiliki bodi tipis, Oppo Find N5 dikabarkan mengusung baterai berkapasitas besar 5.700mAh. Ponsel ini juga mendukung pengisian daya cepat 80W melalui kabel dan 50W secara nirkabel.
Fitur menarik lainnya adalah tiga sertifikasi ketahanan air dan debu, yaitu IPX6, IPX8, dan IPX9. Dari segi performa, perangkat ini diperkirakan akan dibekali chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite dengan konfigurasi 7-core yang kuat.
Xiaomi 15 Ultra

Xiaomi 15 Ultra akan menjadi smartphone Ultra keenam dari Xiaomi yang lebih berfokus pada pembaruan tahunan dibanding revolusi desain.
Desain ponsel ini masih mempertahankan modul kamera berbentuk lingkaran besar seperti pendahulunya, tetapi dengan susunan sensor yang berbeda. Xiaomi 15 Ultra akan mengusung konfigurasi empat kamera, terdiri dari sensor utama 50MP Sony LYT-900, kamera ultrawide 50MP Samsung JN5, lensa telefoto 3x 50MP Sony IMX858, serta kamera periskop telefoto 4,3x 200MP Samsung HP9.
Di sektor performa, Xiaomi 15 Ultra dipersenjatai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite. Ponsel ini juga didukung baterai besar 6.000mAh dengan kemampuan pengisian daya cepat 90W melalui kabel dan 50W secara nirkabel.
iQOO Neo 10R

Bagi penggemar ponsel berperforma tinggi dengan harga lebih terjangkau, iQOO Neo 10R bisa menjadi pilihan utama. Perangkat ini akan hadir sebagai smartphone kelas menengah premium di India, dengan harga mulai sekitar ₹30.000 atau setara Rp5,5 juta.
iQOO Neo 10R ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3, yang menjadikannya salah satu ponsel kelas menengah dengan performa terbaik di pasaran. Ponsel ini dikabarkan mengusung baterai berkapasitas besar 6.400mAh, serta konfigurasi kamera utama 50MP Sony LYT-600 dan kamera ultrawide 8MP.
Selain itu, smartphone ini akan memiliki layar OLED 1.5K dengan refresh rate 144Hz, konfigurasi RAM hingga 12GB dengan penyimpanan 256GB, serta menjalankan sistem operasi Funtouch OS 15 berbasis Android 15.
Vivo V50

Berbeda dari biasanya, Vivo V50 kali ini dirilis tanpa varian ‘Pro’. Model Pro-nya disebut-sebut akan menyusul di kemudian hari.
Vivo V50 dikabarkan merupakan versi modifikasi dari Vivo S20, tetapi dengan peningkatan utama pada sektor kamera, yang kini menggunakan teknologi dari Zeiss.
Dari segi spesifikasi, ponsel ini akan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 7 Gen 3 dan mengemas baterai 6.000mAh. Meski memiliki baterai besar, ketebalan perangkat ini hanya 7,2mm, menjadikannya salah satu smartphone tertipis di kelasnya.
Untuk sektor fotografi, Vivo V50 mengandalkan tiga sensor kamera beresolusi 50MP: dua di bagian belakang (kamera utama dan ultrawide), serta satu kamera depan dengan fitur autofocus. Layarnya berukuran 6,67 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz dalam desain micro-curved OLED.
