Ade Armando Sebut Hafalan Al-Qur’an Tak Lagi Relevan

Avatar of Redaksi
SmartSelect 20250204 063009 YouTube
Potret Ade Armando (Cokro TV / Kabarterdepan.com)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Politikus sekaligus akademisi, Ade Armando, kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataannya yang mempertanyakan manfaat menghapal Al-Qur’an di era digital. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah podcast di kanal YouTube Cokro TV, Selasa (14/1/2025) lalu.

“Kalau zaman sekarang, orang masih menghapal Al-Qur’an itu manfaatnya apa? Karena kayak anda tadi kan, begitu anda lupa, langsung klik, klik, klik, keluar. Si Ali Imran, si Al-Maidah, apa manfaatnya?” ujar Ade dalam obrolan tersebut.

Ia menambahkan bahwa menghapal Al-Qur’an saat ini mungkin sudah tidak relevan lagi.

“Kalau gitu sekarang menjadi tidak relevan lagi atau tidak menjadi sebuah kebutuhan yang prioritas untuk memiliki para penghapal Al-Qur’an,” imbuhnya.

Ade juga mempertanyakan tujuan dari kebiasaan menghapal Al-Qur’an di era digital yang mempermudah akses terhadap kitab suci tersebut.

“Jadi what is the purpose, apa manfaatnya bahwa ada banyak orang di Indonesia ini, di seluruh dunia, menghapalkan Al-Qur’an?” katanya.

Pernyataan ini langsung menuai kecaman dari berbagai kalangan, terutama warganet yang menilai bahwa menghapal Al-Qur’an masih memiliki manfaat besar, baik secara spiritual maupun dalam menjaga kelestarian kitab suci.

“Beliau mungkin tidak memahami bahwa menghapal Al-Qur’an bukan hanya soal mengingat teks, tapi juga bagian dari ibadah dan tradisi Islam,” tulis seorang warganet.

Sebagian warganet juga menyoroti bahwa pernyataan Ade Armando ini bukanlah kontroversi pertamanya. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page