Ratusan Warga Berebut Berkah Gunungan Hasil Bumi dalam Rangka Ruwah Desa Jatijer – Trawas

Avatar of Redaksi
Sejumlah warga berebut gunungan hasil bumi di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/2/2025) pagi (Redaksi / Kabarterdepan.com) 
Sejumlah warga berebut gunungan hasil bumi di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/2/2025) pagi (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Ruwah desa, ratusan warga di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto menggelar arak-arakan hasil bumi yang diselenggarakan di halaman balai desa setempat, Sabtu (1/2/2025) pagi.

Ratusan warga yang terdiri dari laki-laki dan perempuan bahkan anak anak nampak turut antusias meramaikan acara yang digelar rutin setiap 2 tahun sekali ini.

Perayaan ini digelar selama 2 hari, diawali pada Jumat pagi 31 Januari pagi warga gotong royong menyembelih 2 ekor kerbau untuk dimasak dan dikonsumsi pada perayaan ini.

Dihari kedua, arak-arakan pawai budaya yang memamerkan kekayaan hasil pertanian dan beberapa kreasi warga Desa Jatijejer berjalan sekitar 100 meter menuju balai desa. Sedangkan pada malam hari digelar pertunjukan wayang kulit.

Sebagian warga berpakaian adat dengan bangga memperlihatkan produk-produk unggulan dari desa mereka, menunjukkan kebanggaan akan warisan budaya dan kemajuan ekonomi lokal.

Antusias warga pun terlihat ketika gunungan hasil bumi masuk ke area balai desa, sejumlah warga berebut beberapa sayur mayur dan buah buahan dalam bentuk gunungan setinggi 3 meter.

Kepala Desa Jatijejer, Akhmad Mujiono, mengatakan, kegiatan ini digelar setiap 2 tahun sekali untuk mengenang jasa para pejuang terdahulu.

“Karena kita menghormati leluhur agar perjuangan mereka dikenang masyarakat dan dihargai,” ungkapnya.

Mujiono manambahkan, kegiatan tersebut murni dari swadaya wasyarakat, sejumlah warga setiap RT meluangkan sedikit rezekinya untuk mengumpulkan beberapa hasil bumi.

“Itu karena mereka merasa bersyukur karena desa ini lebih makmur dan guyub rukun,” terangnya.

Sementara itu, salah satu warga, Sutila menerangkan, dirinya bersama warga yang lain turut antusias meramaikan dan menyiapkan kegiatan tersebut sejak 1 bulan yang lalu. Dengan harapaan desa di wilayahnya itu menjadi desa yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya.

“Dapat gunungan buah buahan, tujuanya semoga desa ini menjadi desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page