
Jakarta, Kabarterdepan.com – Seorang pria yang berniat melakukan kebaikan justru mendapatkan perlakuan tak menyenangkan ketika hendak membantu seorang tunawisma.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun TikTok @4p3k_, pria tersebut terlihat memegang sebungkus nasi yang sudah dikemas rapat dalam plastik.
Nasi tersebut adalah makanan khas Arab yang dilengkapi dengan lauk yang cukup lengkap.
Pria itu kemudian melihat seorang tunawisma yang sedang mengemis di tepi jalan, dan berinisiatif untuk memberikan makanan tersebut kepadanya sebagai bentuk kebaikan.
Namun, ketika pria tersebut mendekati tunawisma dan hendak meletakkan nasi bungkus itu, tunawisma tersebut malah berteriak dengan suara keras.
Teriakan itu membuat orang-orang di sekitar mereka, baik yang berada di depan maupun di belakang, terkejut dan melihat ke arah mereka.
Bahkan beberapa orang yang ada di sekitar pria itu langsung pergi menjauh karena ketegangan yang terjadi.
Dalam unggahannya, pria tersebut menulis bahwa ia merasa bingung dengan reaksi tunawisma tersebut, karena ia tidak tahu pasti alasan mengapa tunawisma itu menolak bantuannya.
Pria yang bernama Apek ini juga menjelaskan bahwa harga nasi yang hendak diberikan kepada tunawisma itu cukup mahal, yakni sekitar 40 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 147.500.
Walaupun harga makanan itu cukup tinggi, niatnya tetap ingin membantu orang yang membutuhkan tanpa memikirkan harga.
Namun, meskipun niatnya tulus, kejadian yang ia alami justru membuatnya merasa disakiti, bahkan bertekad untuk tidak lagi berusaha membantu gelandangan di masa depan.
Video yang diunggah Apek itu kemudian menjadi viral di media sosial, dengan lebih dari 587 ribu tayangan dan berbagai komentar dari netizen yang beragam.
Banyak dari mereka yang menyarankan Apek untuk tidak terlalu memikirkan kejadian tersebut, bahkan ada yang mengatakan bahwa niat baiknya tetap tercatat sebagai amal, meskipun hasilnya tidak sesuai harapan.
Beberapa netizen juga berkelakar dengan mengatakan bahwa mungkin tunawisma tersebut sedang menjalani diet atau menghindari nasi karena alasan kesehatan.

Keputusan Apek untuk tidak lagi prihatin menunjukkan betapa terkadang niat baik yang tulus bisa berakhir dengan kejadian yang tidak terduga, namun banyak netizen yang tetap memberikan dukungan agar ia tidak merasa terlalu kecewa dengan reaksi yang diterimanya.
“Sejak saat itu abang ini menjadi orang yang tersakiti dan bertekad untuk tidak lagi prihatin terhadap gelandangan,” tulis seorang netizen.
“Nggak apa-apa bang, Malaikat sudah mencatat amal dari niat baik abang,” timpal netizen lainnya.
“Mungkin dia sedang mengurangi konsumsi gula, Bang. Sedang tidak makan nasi atau bentuk karbohidrat lainnya,” ujar netizen lain yang bergurau. (Tantri*)
