
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Prestasi membanggakan ditorehkan Mochammad Vivian Dafa Akbar Nurfathoni, siswa SMP Negeri 2 Mojosari, dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat se-Jawa Timur yang digelar di SMA Negeri 1 Bangsal, Mojokerto.
Dafa, sapaan akrabnya, berhasil meraih juara 1 pada kategori tanding pra remaja kelas L putra, mengalahkan lawan-lawan tangguh dari SMP se-Kabupaten Mojokerto.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Mojokerto tersebut berlangsung 22 Januari 2025 hingga 25 Januari 2025. Dalam pertandingan final, Dafa menghadapi lawan dari SMP Negeri 1 Bangsal dengan semangat dan teknik yang memukau.
Dafa mengaku bahwa persiapannya dilakukan dengan latihan rutin setiap Kamis dan Minggu. “Kalau Minggu itu latihan sore, Kamis dari habis magrib sampai jam 10 malam,” ungkapnya.
Kesuksesan Dafa tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama ibunya, Nuris, yang merasa bangga dengan capaian luar biasa anaknya.
“Alhamdulillah sekali, saya sebagai orang tua sangat bangga karena dia bisa menunjukkan prestasi yang luar biasa,” ujarnya, Sabtu (25/1/2025).
Nuris juga menceritakan perjalanan Dafa yang dulunya pemalu dan nakal sebelum akhirnya bersedia bergabung latihan pencak silat di Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal.
“Anaknya itu awalnya pemalu sekali dan nakal. Terus saya sebagai orang tua menyarankan agar dia ikut kegiatan yang positif, akhirnya dia mau ikut pencak silat,” tambahnya.
Sebagai seorang ibu, Nuris berharap Dafa dapat terus berkembang dan membawa nama Kabupaten Mojokerto lebih jauh lagi.
“Semoga kedepannya ada kompetisi lagi sehingga anak saya bisa menjadi aktif regional itu dan membawa nama forum Kabupaten Mojokerto,” harapnya.
Selain itu, Nuris ingin generasi muda memiliki lebih banyak wadah kompetisi untuk berkembang, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga hingga provinsi dan internasional.
“Anak-anak generasi penerus muda ini ada wadah berkompetisi agar bisa berkembang, tidak cukup di kabupaten kalau bisa di provinsi bahkan internasional,” pungkasnya.
Kejuaraan ini menjadi bukti bahwa pencak silat tidak hanya melatih fisik tetapi juga membentuk karakter generasi muda. Prestasi Dafa menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya untuk berani bermimpi dan berjuang demi meraih cita-cita. (Riris*)
