
Grobogan, kabarterdepan.com – Dampak banjir yang terjadi di Km 32+5/6 wilayah Kecamatan Gubug dan Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan, tiga jadwal perjalanan Kereta Api dibatalkan.
Pembatalan perjalanan ketiga kereta api itu diantaranya, yakni KA 545/546 Kedungsepur, KA 229/230 Ambarawa Ekspres dan KA 228 Blora Jaya
Hal itu disampaikan Manager Humas Daerah Operasi Kereta Api Indonesia (Daop KAI) 4 Semarang Franoto Wibowo kepada media, Selasa (21/1/2025).
Dikatakan Pembatalan tersebut dikarenakan hingga pukul 18.00 WIB, jalur kereta yang terhalang banjir belum dapat dilalui. Setelah sebelumnya perlintasan itu ditutup pukul 04.44 WIB.
“Saat ini perbaikan jalur kereta masih dilakukan. Proses perbaikan melibatkan puluhan petugas. Bahkan juga mengerahkan bantuan eksternal,” ujar Franoto.
Dikatakan, untuk mendukung upaya ini, KAI Daop 4 Semarang juga mengerahkan empat rangkaian kereta api pengangkut batu kricak, guna menggantikan material batu kricak yang tergerus luapan air.
“Selain itu, satu rangkaian kereta api pengangkut material lainnya, seperti bantalan beton, bantalan kayu, besi rel, besi perancah jembatan, dan perlengkapan lainnya, telah dikirim ke lokasi,” terang Franoto.
Luapan air yang menggenangi jalur antara Gubug dan Karangjati sejak pukul 04.44 WIB telah mengakibatkan sejumlah perjalanan kereta api terganggu.
Untuk mengatasi hal ini.KAI menerapkan rekayasa pola operasi berupa pengalihan rute perjalanan kereta api dan pembatalan beberapa perjalanan.
Lebih lanjut, selain pembatalan perjalanan kereta, beberapa KA juga dilakukan pengalihan rute melalui Stasiun Gambringan–Gundih–Brumbung. Diantaranya KA 227 Blora Jaya, KA 231 Ambarawa Ekspres, KA 283 Parcel, KA 61 Sembrani, KA 232 Ambarawa Ekspres, KA 62 Sembrani, dan KA 235 Airlangga.
“Akibat pengalihan rute itu, mengakibatakan Kereta mengalami keterlambatan hingga 125 menit,” terang Franoto.
Selain pengalihan rute itu, rute kereta KA 1 dan 2 Argo Bromo anggrek juga dialihkan melalui Kertosono–Madiun– Solo Jebres –Gundih–Brumbung. (Masrikin)
