Kerap Terjadi Perampokan Bersenjata Api, Agen BRI Link di Dharmasraya Pilih Menutup Pelayanan lebih Awal

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250120 185832
Salah satu BRILink yang jadi korban perampokan di Dharmasraya. (Andikaputra/kabarterdepan.com)

Dharmasraya,KabarTerdepan- Terkait dengan adanya kasus perampokan bersenjata api yang kerap menyasar ke agen-agen BRILink di Ranah Cati Nan Tigo Ini, Pihak BRILink merasa khawatir. Apalagi ada dua kali perampokan selama kurun waktu sembilan bulan terakhir.

Pihak BRILink berharap adanya jaminan keamanan dari kepolisian. Terlebih dalam kasus perampokan itu melibatkan ada warga yang terkena tembakan di Sungai Betung

Salah satu agen BRILink di Dharmasraya inisial BB mengaku was-was dengan peristiwa yang terjadi di pulau punjung dan sungai betung Dharmasraya. Terlebih kejadian itu sampai saat ini belum terungkap.

“Setelah kejadian di Pulau Punjung dan Sungai Betung itu, jujur kami lebih resah dan was-was, jadi lebih takut dan berjaga-jaga karena kejahatan ada dimana-mana,” kata pemilik BRILink yang sudah lama beroperasi selama 3tahun ini.

Ia menambahkan, sejak perampokan berdarah tersebut, ia tidak lagi menyimpan uang tunai dalam jumlah besar dan memilih menghindari hal-hal yang tidak diinginkan

“Sekarang uang tunai sudah nggak pegang banyak lagi, karena terlalu seram, dan pelayanan pun lebih cepat tutup dari biasanya pak,” tuturnya

Selain itu warga juga juga jarang yang mau ambil uang dalam jumlah banyak, sehingga perputaran uang dalam sehari pun nggak sampai puluhan juta.

“Karena ATM kan ada dimana-mana,” tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, Iptu Evi Hendri Susanto belum bisa memberikan respon terkait kejadian tersebut. KabarTerdepan berusaha mengkonfirmasi melalui whatsapp pribadinya namun belum ada respon. (Dicka)

Responsive Images

You cannot copy content of this page