
Banyuwangi, Kabarterdepan.com – Kabupaten Banyuwangi terus menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Data terbaru menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024, kunjungan wisatawan ke Banyuwangi mengalami peningkatan sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 3,4 juta wisatawan yang berkunjung.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan kebanggaannya atas capaian ini dan menegaskan bahwa Pemerintah kabupaten (Pemkab) akan terus berbenah untuk menjaga daya tarik Banyuwangi.
“Kami terus berbenah, terus menjaga Banyuwangi tetap menarik untuk terus dikunjungi. Tidak hanya destinasi yang terus kita garap, tapi atraksi wisata juga kami desain agar menarik wisatawan. Sehingga wisatawan terus tetap datang ke Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk, Senin (20/1/2025).
Ipuk juga menekankan bahwa sektor pariwisata masih menjadi salah satu sektor ekonomi unggulan di Banyuwangi yang memberikan dampak ekonomi langsung bagi banyak warga.
“Ke depan Banyuwangi akan terus berupaya meningkatkan kualitas penunjang pariwisata mulai dari amenitas, aksesibilitas, dan atraksinya,” tambahnya.
Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman, menyebutkan bahwa pada tahun 2024, total kunjungan wisatawan ke Banyuwangi mencapai 3.405.145 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebanyak 7 persen dari tahun 2023, di mana kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 3.182.082 orang.
Taufik menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kunjungan ini terjadi baik pada wisatawan domestik maupun mancanegara. Dari total kunjungan, sebanyak 3.282.241 wisatawan domestik dan 122.904 wisatawan mancanegara datang ke Banyuwangi.
Destinasi-destinasi wisata andalan seperti TWA Kawah Ijen, Pantai Marina Boom, Pantai Pulau Merah, Hutan de Djawatan, Pantai Bangsring Underwater, dan Grand Watu Dodol tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan.
“Meski demikian, destinasi-destinasi wisata lain juga menyumbang wisatawan dengan jumlah yang tidak sedikit,” ujar Taufik.
Pada tahun 2024, Banyuwangi menggelar 79 event yang masuk dalam kalender B-Fest (Banyuwangi Festival). Dua di antaranya, yakni Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival, juga masuk dalam kalender pariwisata Kharisma Event Nasional (KEN).
“Event-event ini menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan untuk berkunjung ke Banyuwangi,” pungkasnya. (Ahnad Sahroni)
