
Kota Surabaya, Kabarterdepan.com – Perayaan Tahun Baru Imlek di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya pada Sabtu (18/01/2025) berlangsung meriah. Acara bertema “Peduli Imlek” ini dihadiri oleh 1.600 warga pra-sejahtera, khususnya dari kalangan suku Tionghoa.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Bhakti Persatuan (YBP) dengan dukungan berbagai organisasi dan yayasan. Bantuan berupa angpao dan Asuransi dengan maksimal 60 tahun dibagikan kepada warga yang hadir, membawa sukacita bagi mereka yang merayakan Imlek.
H. A. Nurawi, Ketua Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu warga pra-sejahtera yang membutuhkan.
“Acara Imlek ini dihadiri 1.600 orang yang mendapatkan bantuan angpao. Bantuan ini diberikan kepada warga pra-sejahtera, khususnya dari suku Tionghoa yang berasal dari berbagai agama dan merayakan Tahun Baru Imlek 2025,” ujar Nurawi.
Warga Tionghoa Bahagia

Tan, salah satu warga yang menerima bantuan, mengungkapkan rasa syukurnya setelah mengikuti acara ini.
“Perasaan saya senang ketika saya mengikuti kegiatan ini. Harapan saya, acara seperti ini tetap diadakan setiap tahun karena sangat membantu. Bahagia dan sukacita saya rasakan lewat acara ini,” kata Tan dengan antusias.
Tanggapan serupa juga datang dari Deny, seorang warga yang hadir bersama anaknya. Ia mengaku merasa bersyukur meskipun suasana cukup ramai.
“Perasaan saya senang, tetapi agak pusing karena banyak orang. Saya bersyukur bisa mendapatkan konsumsi dan angpao. Harapan saya, kegiatan seperti ini sering diadakan karena sangat membantu, terutama bagi saya yang hanya tinggal bersama anak setelah istri meninggal. Kegiatan ini sangat bagus,” ungkap Deny.
Sementara itu, Yuli, yang hadir bersama keluarganya, menyampaikan kebahagiaannya setelah menerima bantuan.
“Saya senang bisa menggunakan angpao ini untuk membayar sekolah anak-anak. Harapannya, di tahun ini rezeki lebih lancar, dan yang memberi bantuan semoga rezekinya makin melimpah. Semoga tahun depan angpao yang diberikan lebih banyak lagi,” ujar Yuli dengan penuh harap.
Mempererat Kebersamaan
Kegiatan ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi penerima bantuan, tetapi juga mempererat kebersamaan di antara warga Surabaya dari berbagai latar belakang. Dukungan dari berbagai pihak membuat acara berjalan lancar dan penuh makna.
Perayaan Imlek di Masjid Muhammad Cheng Hoo menjadi momen sukacita bagi warga pra-sejahtera, khususnya suku Tionghoa. Bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban mereka tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Dengan acara seperti ini, harapan besar muncul bahwa tradisi perayaan Imlek dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Imlek bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang berbagi kasih dan peduli kepada sesama,” pungkas Nurawi. (Innka)
