Seorang Pria Nekat Akhiri Hidup di Basement RSUB Kota Malang

Avatar of Jurnalis: Doinuri
Screenshot 2025 01 17 22 06 30 365 com.miui .gallery edit
Korban saat ditemukan gantung diri di RSUB Kota Malang. Jumat siang (17/1/2025). (Humas Polresta Malang Kota)

Kota Malang, Kabarterdepan.com – Seorang pria berinisial AO (32), warga Jalan Bandulan Baru, Kota Malang, ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di gudang dan toilet pria basement Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) Malang.

Peristiwa tersebut terungkap pada Jumat siang (17/1/2025). Korban yang merupakan karyawan bagian cleaning service RSUB diduga mengakhiri hidupnya karena permasalahan pribadi.

Penemuan jasad korban bermula ketika dua saksi, Julianto Nugroho (20) dan M. Oktofa Aldi Saputra, yang merupakan pekerja bangunan, masuk ke basement RSUB sekitar pukul 12.15 WIB untuk memindahkan material ke gudang lain.

Kedua saksi terkejut saat mendapati korban tergantung di area tersebut. Mereka segera melaporkan kejadian itu kepada karyawan RSUB lainnya, Andika Kurniawan Fitrah, Dedi Ilham, dan Jefri Arisandi.

Ketiganya kemudian memastikan identitas korban, yang diketahui sebagai AO. Tak lama kemudian, dr. Pita, seorang dokter RSUB, dipanggil ke lokasi untuk memeriksa kondisi korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban telah meninggal dunia. Selanjutnya, rekan-rekan kerja korban menurunkan jasadnya dan membuka tali kabel yang digunakan.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan beberapa barang bukti, di antaranya seutas kabel berwarna silver, sebuah kursi, dan sepasang sandal.

Berdasarkan keterangan para saksi, korban sempat mengalami tekanan akibat permasalahan keuangan, terutama terkait rencana pernikahannya yang akan digelar pada 24 Januari 2025.

Bahkan, beberapa jam sebelum kejadian, korban sempat mengirimkan pesan melalui media sosial Facebook berupa gambar lokasi basement dan tali kabel yang telah dirangkai.

Saksi juga mengungkapkan bahwa korban pernah menyampaikan niat untuk mengakhiri hidupnya kepada keluarga. Saat ini, jasad korban telah dibawa ke kamar mayat RSUB untuk penanganan lebih lanjut.

Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat korban. Pihak berwenang masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan tidak ada unsur lain yang terkait dalam kejadian tersebut. (doi)

Responsive Images

You cannot copy content of this page