
Aceh, Kabarterdepan.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Utara memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia atas bantuan yang telah diberikan kepada tiga anak yang menjadi korban kebakaran di Dusun Alue Mane, Gampong Bantan, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara. Kebakaran tragis yang menimpa keluarga tersebut terjadi lima bulan lalu, tepatnya pada 9 Agustus 2024, dan mengakibatkan tiga bersaudara, yaitu Nadia (13) dan dua anak kembar, Balki dan Balkia (10), meninggal dunia.
Penjabat (Pj) Bupati Aceh Utara, Mahyuzar, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kemensos RI atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarga korban.
“Kami atas nama Pemda Aceh Utara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemensos RI yang telah memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Bantan, Cot Girek,” ujar Mahyuzar dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono, di Jakarta, pada Kamis (16/1/2025).
Mahyuzar menambahkan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi keluarga korban yang tengah berduka akibat kehilangan anggota keluarga mereka dalam peristiwa yang sangat memilukan itu. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, menyampaikan bahwa Kemensos RI memang memiliki perhatian yang besar terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana, baik itu bencana alam, non-alam, maupun bencana sosial. Kemensos, menurut Agus, selalu berkomitmen untuk melindungi dan menjamin keberlangsungan hidup masyarakat yang terdampak bencana.
“Korban bencana alam, non-alam, maupun bencana sosial adalah sasaran kerja kami yang harus dijamin kelangsungan hidupnya. Kami berusaha memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka,” tambahnya.
Agus Jabo juga menjelaskan bahwa Kemensos telah menyalurkan bantuan berupa tali asih kepada ahli waris tiga korban kebakaran tersebut, dengan total bantuan sebesar Rp 45.000.000. Setiap ahli waris korban menerima bantuan sebesar Rp 15.000.000, yang diserahkan langsung oleh Kemensos melalui proses yang sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Tali asih sudah kami serahkan kepada ahli waris korban. Totalnya sebesar Rp 45.000.000, yang terbagi dalam masing-masing Rp 15.000.000 untuk setiap korban,” ujar Agus Jabo Priyono.
Pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen Kemensos untuk memastikan bahwa masyarakat yang terkena dampak bencana mendapatkan perlindungan dan dukungan yang layak dari negara. Agus Jabo menegaskan bahwa Kemensos akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana. Kemensos akan selalu ada untuk membantu dan memastikan kehidupan mereka tetap terlindungi,” tutupnya. (Tantri*)
