Musrenbang 2026, Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto

Avatar of Lintang
848239598f9d04d7c327391af73b6d8b
Sekda Kota Mojokerto (tengah) saat membuka Musrenbang Kelurahan Wates. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 di Kota Mojokerto telah dimulai. Dengan arah kebijakan pembangunan Penguatan daya saing SDM untuk mempercepat pembangunan yang inklusif dalam rangka menjaga kualitas hidup berbasis masyarakat modal sosial. Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo menyampaikan Musrenbang ini menjadi pembuka dari proses panjang perencanaan pembangunan.

“Untuk melaksanakan pembangunan 2026 siklusnya memang sangat panjang dan disitu ada program yang bersifat top down dan bottom up. Top down dari pusat ke daerah, bottom up dari masyarakat diusulkan menjadi program ke atas. Bapak Ibu sekalian hadir dalam rangka menyusun program yang sifatnya bottom up, usulan dari bawah ke atas,” kata Gaguk saat membuka Musrenbang di Kelurahan Wates pada Selasa (14/1/2025).

Lebih lanjut Gaguk menyampaikan Musrenbang ini juga merupakan bagian untuk penyusunan dokumen anggaran pembangunan dan belanja daerah pada tahun 2026 mendatang. Dimana para peserta yang ikut serta hadir dalam Musrenbang menjadi wakil masyarakat dalam proses perencanaan dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2026.

“Untuk melaksanakan program pembangunan pasti dibutuhkan anggaran/dana. Namun ada batasan anggaran dan juga skala prioritas sehingga tidak semua yang diusulkan dalam Musrenbang dapat terakomodir,” imbuhnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kota Mojokerto Agung Moeljono Subagijo menambahkan bahwa berdasarkan arah kebijakan pembangunan 2026 terdapat 9 prioritas pembangunan.

“Sembilan prioritas pembangunan yaitu perluasan lapangan pekerjaan melalui advokasi permodalan, peningkatan akurasi data terpadu penanganan kemiskinan dan PPKS, peningkatan kualitas layanan keluarga berencana, peningkatan ketahanan pangan berbasis pemberdayaan masyarakat dan kerjasama antar daerah, peningkatan perkembangan UMKM melalui peningkatan wirausaha muda dan peningkatan kapasitas usaha mikro, peningkatan kualitas SDM pada setiap unit penyelenggara pelayanan publik, peningkatan kualitas kebijakan pemerintah daerah, peningkatan TPST dan peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta penurunan risiko bencana melalui pemetaan wilayah rawan bencana dan pelaksanaan mitigasi bencana,” terang Agung.

Sebagai informasi Musrenbang tingkat kelurahan akan diselenggarakan di masing-masing kelurahan mulai tanggal 14-28 Januari 2025. Dan dilanjutkan pada Musrenbang tingkat kecamatan pada tanggal 18-20 Februari 2024 serta Musrenbang Tematik dan Musrenbang Kota. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page