Pastikan Pemda Hadir, Gus Barra Berikan Bantuan ke Pemilik Rumah yang Rusak Akibat Ledakan

Avatar of Andy Yuwono
Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa bersama Forkopimda meninjau lokasi rumah yang terdampak ledakan, Rabu (15/1/2024) (Andy / Kabarterdepan.com) 
Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa bersama Forkopimda meninjau lokasi rumah yang terdampak ledakan, Rabu (15/1/2024) (Andy / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa memberikan perhatian kepada peristiwa ledakan rumah anggota polisi di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/1/2024).

Terbukti, Wakil Bupati Mojokerto yang akrab disapa Gus Barra bersama Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto dan Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza terjun langsung mendatangi pemilik rumah yang rusak akibat terdampak ledakat hebat yang terjadi pada Senin (13/1/2025) lalu.

Gus Bara pun berjanji akan memberikan bantuan dari dana BTT ( Biaya Tak Terduga) melalui DPRKP2 untuk renovasi bangunan rumah yang mengalami kerusakan.

“Anggaran yang disiapkan sejumlah Rp 75 juta per rumah,” kata Gus Barra sapaan akrabnya.

Menurutnya, sisa anggaran untuk bantuan pembangunan rumah yang rusak ini juga akan diambilkan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

“Sedangkan 9 rumah yang rusak ringan tetap dilakukan perbaikan, bisa juga dengan menggunakan anggaran Baznas,” terangnya.

Tak hanya itu, secara pribadi, Gus Barra juga memberi santunan, yang selanjutnya akan diikuti dari pemda.

’’Untuk yang meninggal, kita juga akan memberikan santunan,’’ tandasnya.

Selain itu, Gus Barra juga menyalurkan beberapa paket bantuan. Seperti, beras 25 kilogram (kg), mie goreng 10 kardus, air mineral 5 kardus, paket peralatan masak dan makan hingga kasur.

’’Yang pasti, pemerintah hadir di tengah masyarakat yang terdampak musibah dan ujian ini. Kami juga pastikan kebutuhan mereka terpenuhi, tercukupi dengan menyalurkan paket sembako dan perlengkapan masak dan tidur. Setidaknya ini bisa meringankan beban mereka,’’ pungkasnya.

Tercatat, 2 rumah mengalami kerusakan cukup parah dan 9 lainya mengalami rusak ringan. Rata-rata bangunan rumah itu rusak pada tembok dan genting yang ambruk.

Sebelumnya diberitakan, ledakan terjadi di rumah milik anggota polisi AIPDA Maryudi hingga mengakibatkan 2 orang bernama Luluk Sudarwati (40) dan anaknya berinisal K (3) yang meninggal dunia dan beberapa rumah rusak. (ADV)

Responsive Images

You cannot copy content of this page