Harga Obat Naik Hingga 15%, Permintaan Tetap Tinggi Menjelang Pergantian Musim di Mojokerto

Avatar of Redaksi
1000040765 scaled
Apotek Kaliandra, Puri, Mojokerto (Tantri / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Di tengah lonjakan harga barang kebutuhan pokok yang kian membebani masyarakat, harga obat-obatan juga ikut merangkak naik. Salah satunya di Apotek Kaliandra, Puri, Mojokerto sejak awal tahun 2025 harga obat-obatan mengalami kenaikan rata-rata sebesar 10 hingga 15 persen atau Rp 500 – Rp 1.000. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk lonjakan biaya bahan baku impor, peningkatan harga bahan bakar, dan gangguan pasokan global yang mempengaruhi produksi dan distribusi obat.

Meskipun harga obat-obatan mengalami kenaikan, permintaan di pasaran tetap tinggi, terutama menjelang pergantian musim yang membawa perubahan cuaca ekstrem. Apoteker yang bertugas Sofi menyampaikan beberapa jenis obat, seperti obat flu, batuk, dan demam, menjadi produk yang banyak dicari oleh masyarakat, omset terkini bisa mencapai 5 juta. Permintaan terhadap obat-obatan untuk penyakit yang berhubungan dengan cuaca, seperti flu, pilek, dan gangguan pernapasan, meningkat tajam.

“Dari tahun kemarin 2024 hingga sekarang walaupun masih awal tahun mencapai kenaikan cukup signifikan, banyak masyarakat mencari obat-obatan, minyak, dan lainnya apalagi sekarang musimnya demam flu, karena hujan juga,” terang Sofi, Kamis (9/1/2025).

Peningkatan permintaan sekitar ini juga dipicu oleh cuaca yang tidak menentu, dengan suhu yang kadang panas terik dan kadang hujan lebat, membuat daya tahan tubuh masyarakat rentan. Apalagi, musim peralihan seperti ini sering kali membawa peningkatan jumlah kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan penyakit terkait lainnya.

Berikut beberapa data kenaikan harga obat-obatan sejenisnya di tahun 2025 : 

1. Hot in Cream Tube Aromaterapi 120 ml (Rp 26.000-Rp 32.000),

2. Hufabetamin Syr (Rp 7.000-Rp 7.500),

3. Hufagrip Flu Batuk 60 ml (Rp 20.000-Rp 23.000),

4. Hydrocortison 2,5% 5gr (Rp 6.000-Rp 7.500),

5. Hemaviton Cardio (Rp 18.500-Rp 20.000),

6. Glucobay 50mg (Rp 29.000-Rp 31.000),

7. Gludepatic 500mg (Rp 3.500-Rp 4.000),

8. Grathazon (Rp 2.000- Rp 3.000),

9. HS Konicare 60 ml (Rp 10.500-Rp 11.500),

10. Hufabion ( Rp 3.000-Rp 4.000). (Tantri*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page