Dampak Harga Kedelai Impor Naik, IKAPPI Mojokerto Soroti Nasib Produsen Tahu Tempe

Avatar of Redaksi
istockphoto 1496283620 612x612 1
Foto produksi tempe (iStock)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Harga kedelai impor merangkak naik kini mencapai Rp 9.000 per kilogram yang sebelumnya Rp 8.000 per kilogram. Kenaikan ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya produsen olahan makanan berbahan baku kedelai seperti tahu dan tempe di Mojokerto.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) DPD Mojokerto Raya, Devi, menanggapi serius situasi ini sebagai ancaman bagi para pengusaha. Menurutnya, lonjakan harga kedelai ini dipicu oleh jalur distribusi impor yang terhambat.

“Kenaikan harga kedelai impor akibat pendangkalan Terusan Suez menjadi tantangan serius bagi para pedagang dan UMKM, khususnya perajin tahu dan tempe. Sebagai bahan baku utama, lonjakan harga ini mengancam keberlangsungan usaha mereka dan daya beli masyarakat,” paparnya saat dihubungi, Selasa (7/1/2025).

Devi menilai, tanpa intervensi pemerintah, pelaku UMKM akan semakin terpuruk di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Oleh karena itu, pihaknya mendesak pemerintah segera mengambil langkah mitigasi.

“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah mitigasi, seperti menjamin pasokan kedelai dengan harga terjangkau atau memberikan subsidi khusus bagi pelaku usaha terdampak. Dukungan konkret sangat diperlukan agar para pelaku UMKM tetap bisa bertahan di tengah situasi sulit ini,” tegasnya.

Kenaikan harga ini tidak hanya memberatkan para produsen, tetapi juga diprediksi akan memengaruhi harga jual produk tahu dan tempe di pasaran. Hal ini dikhawatirkan akan menurunkan daya beli masyarakat, mengingat tahu dan tempe merupakan salah satu sumber protein utama bagi banyak kalangan.

Pemerintah juga diharapkan membantu menjaga stabilitas harga dan pasokan kedelai agar UMKM tetap dapat menjalankan usahanya tanpa kendala akibat kenaikan harga kedelai impor setiap tahun. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page