Belum Ada Kejelasan, Guru dan Siswa di Jombang Harapkan Program Makan Bergizi Gratis Segera Dimulai

Avatar of Redaksi
foto guru sdn menturus scaled
Potret Guru dan Siswa SDN Menturus, Kec. Kudu, Kab. Jombang. (Inggrid/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah dasar yang diumumkan oleh pemerintah belum sepenuhnya terealisasi di beberapa sekolah. Program ini secara nasional akan diterapkan pada 6 Januari 2025 kemarin.

Hingga saat ini, di wilayah Kabupaten Jombang melaporkan bahwa program yang dijanjikan tersebut belum terealisasikan hingga hari kedua pelaksanaan. sejauh ini, belum menerima informasi resmi terkait pelaksanaan program tersebut.

Plt Kepala Sekolah SDN Menturus, Benny Chandra, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mendapat arahan atau kejelasan dari dinas pendidikan terkait implementasi program makan bergizi gratis ini.

“Kami mendengar program ini diumumkan beberapa waktu lalu, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut berupa panduan atau informasi teknis. Hanya saja kami diminta untuk melakukan pendataan terkait berapa jumlah siswa sekitar 2 bulan yang lalu,” jelasnya Selasa, (07/01/2025).

Kurangnya sosialisasi mengenai rencana dan waktu pelaksanaan program membuat beberapa pihak mempertanyakan komitmen pemerintah. Dengan harapan adanya transparansi lebih lanjut, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada kabar yang beredar tanpa kejelasan.

Banyak siswa menyampaikan harapan agar program ini dapat segera dimulai, karena mereka percaya inisiatif ini akan membawa manfaat besar bagi kesehatan dan kegiatan belajar mereka di sekolah.

“Saya senang jika program makan bergizi gratis segera mulai, karena bisa dapat makan siang secara gratis dan uang saku nya bisa buat kebutuhan yang lain,” ujar Ussy, salah satu siswa kelas 6.

Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya sekadar upaya pemenuhan gizi, tetapi juga investasi untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan berprestasi. Semua pihak kini menantikan tindakan nyata agar manfaat program ini bisa segera dirasakan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. (Inggrid*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page