Bos Rental Mobil Ditembak hingga Tewas Usai Aksi Kejar-Kejaran, Polisi Tolak Dampingi

Avatar of Redaksi
MEITU 20250104 232445698 11zon scaled
Detik-detik aksi pengejaran dan penembakan (kiri), pelaku penembakan (kanan). (X @RadioElshinta)

Tangerang, Kabarterdepan.com – Kejadian tragis menimpa seorang bos rental mobil, IAR (48), dan rekannya R (59) di Rest Area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (2/1/2025). Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu mengakibatkan IAR tewas di tempat akibat luka tembak di bagian dada, sementara R mengalami luka serius dan harus dirawat intensif di Rumah Sakit Balaraja.

Menurut keterangan Rizki Agam, anak korban yang tewas, peristiwa ini bermula dari kasus penggelapan mobil rental milik keluarga mereka. Mobil Honda Brio milik IAR sebelumnya disewa oleh seorang pria bernama Ajat Sudrajat dengan alasan hendak ke Sukabumi untuk menjemput mertuanya yang sakit. Namun, pada 1 Januari 2025, GPS mobil tersebut terputus, menimbulkan kecurigaan kuat bahwa mobil tersebut sengaja akan digelapkan.

“Kami langsung curiga karena ini bukan kejadian biasa. Ada indikasi kuat bahwa mobil akan dihilangkan,” ungkap Rizki kepada media.

Rizki bersama tujuh anggota tim rental, termasuk ayahnya, melakukan pelacakan dan berhasil menemukan mobil tersebut di daerah Pandeglang, Banten. Namun, upaya mereka untuk menarik mobil tersebut menghadapi perlawanan. Pelaku mengaku sebagai anggota TNI AL dan menodongkan pistol ke arah IAR. Keadaan semakin genting ketika mobil Sigra yang diduga menjadi kendaraan pengawal pelaku datang dan menabrak salah satu anggota tim rental.

Meski demikian, tim rental terus melakukan pengejaran hingga ke Pantai Anyer. Di lokasi ini, pelaku berhenti selama 15-20 menit. Rizki dan timnya sempat meminta bantuan dari Polsek Cinangka, yang berjarak hanya sekitar dua kilometer dari lokasi. Mereka juga membawa bukti kepemilikan kendaraan seperti BPKB, STNK, dan kunci cadangan. Namun, permintaan pendampingan tersebut tidak dikabulkan.

Kapolsek Cinangka, AKP Asep Iwan Kurniawan, memberikan klarifikasi bahwa pihaknya tidak menolak membantu, tetapi meminta dokumen kepemilikan yang sah untuk memastikan keabsahan klaim korban.

“Kami tidak mau gegabah, untuk leasing harus ada putusan pengadilan atau minimal dokumen kepemilikan yang sah,” jelas AKP Asep.

Pengejaran akhirnya berlanjut hingga ke Rest Area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak, tempat insiden penembakan brutal terjadi. Pelaku yang berada di mobil Sigra melepaskan lima tembakan ke arah tim rental. Salah satu peluru mengenai IAR hingga tewas di tempat, sementara R terkena tembakan di bagian rusuk dan bahu.

“Pelaku yang membawa mobil Brio mengaku sebagai anggota TNI AL. Senjata api yang awalnya di mobil Brio sudah berpindah ke mobil Sigra dan digunakan untuk menembak kami,” ujar Rizki.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk selongsong peluru kaliber 9 mm dan mobil Honda Brio milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian. Pelaku yang berjumlah empat orang kini dalam pengejaran, dan kasus ini masih dalam penyelidikan. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page