
Pasaman, Kabarterdepan.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), menorehkan pencapaian membanggakan di penghujung tahun 2024.
Dalam pemantauan dan evaluasi kinerja pelayanan publik oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Disdukcapil Pasaman berhasil meraih nilai 4,54 dengan kategori A, sebuah pengakuan nasional terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan sepanjang tahun.
“Untuk level Sumbar, dari 19 kabupaten/kota yang ada, kita berada di peringkat kedua setelah Kabupaten Solok,” ujar Kepala Disdukcapil Pasaman Akmal, di Lubuk Sikaping, Rabu (1/1/2025).
Sementara itu, di tingkat nasional, dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, Pasaman berhasil menduduki peringkat ke-137 dalam penilaian yang sama. Penilaian Kemenpan-RB melibatkan tiga instansi, yaitu Disdukcapil, Dinas Sosial, dan RSUD, dengan akumulasi Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebesar 4,13, yang dikategorikan sebagai A-.
Menurut Akmal, pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan terhadap standar pelayanan publik yang telah diberikan kepada masyarakat selama tahun 2024.
“Ini adalah bukti bahwa pelayanan yang kami berikan telah memenuhi standar nasional, meskipun masih ada berbagai keterbatasan yang harus kami hadapi,” jelasnya.
Dukungan Penuh Pemkab Pasaman dan Masyarakat
Akmal menyebut keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan besar Bupati Pasaman dan semua elemen masyarakat.
“Support dari kepala daerah sangat besar. Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati atas perhatian dan dorongannya selama ini,” tuturnya.
Ia juga menyoroti kontribusi masyarakat yang terus mendukung setiap inovasi dan program pelayanan yang dilakukan. Salah satu bentuk pendekatan yang dilakukan adalah jemput bola hingga ke jorong-jorong untuk memastikan semua warga mendapatkan hak pelayanan administrasi kependudukan.
“Kami tidak membedakan pelayanan kepada masyarakat. Semua warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama,” tambah Akmal.
Evaluasi dan Inovasi Berkelanjutan
Memasuki tahun 2025, Akmal menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami akan benahi hal-hal yang masih perlu diperbaiki, dan mempertahankan yang sudah berjalan baik,” tegasnya.
Dengan segala keterbatasan, terutama dari sisi anggaran, Akmal memastikan bahwa hal tersebut tidak akan menjadi penghalang bagi Disdukcapil Pasaman untuk terus memberikan yang terbaik.
“Kami selalu berusaha maksimal dengan sumber daya yang ada,” tandasnya.
Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi semua instansi di Kabupaten Pasaman untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Pasaman semakin optimis menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera. (Fajar/*)
