
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Menjelang perayaan tahun baru, Polres Mojokerto telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis untuk mengurangi kemacetan akibat tingginya volume kendaraan, terutama di jalur utama dan kawasan wisata. Selasa, (31/12/2024).

Pengaturan ini berlaku di berbagai simpang utama dan jalur menuju destinasi wisata, seperti Pacet dan Trawas, serta kawasan Kota Mojokerto. Berikut adalah penjabaran lengkap rekayasa lalu lintas yang berlaku:
1. Simpang 5 Kenanten: Jalur Jombang-Surabaya
Untuk kendaraan yang melintas dari arah Jombang menuju Surabaya, Polres Mojokerto melakukan pengalihan jalur melalui:
A. Simpang 3 Jampran: Pengendara diarahkan lurus melalui Jalan Kartini.
B. Setelah itu, kendaraan melintas ke Jalan Brawijaya dan Jalan Taman Siswa sebelum akhirnya masuk ke Jalan Gajah Mada.
C. Arus kendaraan kemudian mengalir menuju Surabaya melalui jalur Simpang 3 Tarik.
2. Jalur Wisata Pacet dan Trawas
Untuk mengantisipasi tingginya kunjungan wisatawan ke kawasan Pacet dan Trawas, rekayasa lalu lintas diatur secara khusus, meliputi:
A. Kendaraan Menuju Ubalan dan Air Panas Pacet
Kendaraan dari arah Simpang 3 Gapuk tidak diperbolehkan langsung menuju pusat Pacet, melainkan diarahkan ke jalur alternatif menuju Trawas. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan kendaraan di kawasan wisata.
B. Kendaraan Menuju Wisata Cangar atau Batu
Pengendara dari Mojosari yang hendak menuju Batu melalui Pacet diarahkan ke Simpang 3 Karina Pacet. Kendaraan kemudian melintasi Simpang 3 Bintang Kejora menuju jalur Batu-Cangar tanpa melewati pusat Pacet.
C. Kendaraan Menuju Mojosari dari Wisata Pacet
Untuk arus balik dari Pacet ke Mojosari, pengemudi diarahkan melalui Simpang 3 Jatijejer. Apabila terjadi kepadatan, jalur wisata Trawas-Pacet akan ditutup sementara dan dialihkan kembali ke jalur awal di Mojosari.
3. Simpang 3 Klenteng dan Taman Mojosari
Rekayasa lalu lintas di kawasan kota Mojosari dilakukan untuk mengatur kendaraan dari berbagai arah:
A. Kendaraan dari Simpang 3 Bedagas
Kendaraan yang menuju Jalan Brawijaya atau Jalan Hayam Wuruk diarahkan ke jalur alternatif melalui Simpang 4 Habibie dan Jalan Airlangga. Rekayasa ini bertujuan untuk mengurai kemacetan di pusat kota.
B. Kendaraan Menuju Sidoarjo atau Pacet
Kendaraan dari arah Simpang 4 Pekukuhan diarahkan menuju Simpang 4 Awang-Awang melalui jalur alternatif yang lebih lancar.
C. Kendaraan Menuju Kota Mojokerto
Beberapa jalur utama seperti Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk mengalami perubahan arus. Pengendara yang hendak ke kota Mojokerto diminta mematuhi petunjuk petugas di lapangan untuk menghindari penumpukan di pusat kota.
Untuk pengendara dari arah Mojokerto menuju Trawas, jalur akan diarahkan melalui Simpang 3 dan Simpang 4 utama guna mengurangi kepadatan di kawasan wisata.
Rekayasa ini mencakup pengaturan ulang arus dari arah Mojokerto, Mojosari, serta Pacet menuju destinasi wisata populer.
Polres Mojokerto menghimbau masyarakat agar mematuhi arahan petugas dan rambu-rambu yang telah dipasang di sejumlah titik strategis. Petugas di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan juga siap membantu pengendara yang membutuhkan informasi terkait rute alternatif.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi lalu lintas yang berubah-ubah dan mengantisipasi potensi kemacetan di kawasan wisata, terutama pada sore dan malam hari. Polres Mojokerto juga mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan.
Rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak bepergian maupun wisatawan yang mengunjungi destinasi di Mojokerto dan sekitarnya selama liburan akhir tahun. (Firda*)
