
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Cabor Kick Boxing Kabupaten Mojokerto Proyeksi Porprov 2025 berhasil meraih 10 medali pada Kejurprov Jatim di MOG Kota Malang yang diikuti 25 Kabupaten/Kota se-Jatim pada 13-15 Desember 2024.
Dari 10 atlet yang turun di kejuaraan provinsi ini ada 1 pelajar dari MA Unggulan Hikam Bedungan Jati, Pacet Mojokerto. Fighter tersebut adalah Khabib Wahyu Al-Nashir, yang turun di klas Light Contact -49 Kg putra raih medali perunggu.
Selain itu, dua siswi dari SMAN 1 Pacet atas nama Adela dan Novia yang turun di Klas Point Fighting -48 kg Putri dan -54 putri juga raih medali perunggu.
Head Coach Kick Boxing Kabupaten Edy Susanto didampingi manager kontingen yang juga pelatih fisik Susilo mengatakan, Camp Kick Boxing Kabupaten Mojokerto menurunkan 10 atlet pada Pertandingan Kejurprov kick boxing.
Kali ini, dari 10 Atlet yang diturunkan 7 atlet berhasil gondol medali, sehingga Kontingen Kickboxing Kabupaten Mojokerto berada di peringkat 13 klasemen dari 25 kontinen Kabupaten/Kota yang ambil bagian di Kejurprov Jatim.
Edy lebih lanjut menjelaskan, selain memperebutkan medali dan piagam penghargaan untuk para Atlet, gelaran ini juga sebagai wadah untuk mempererat hubungan antar sasana (Camp) dan para atlet, serta guna mengukur sejauh mana kemampuan atlet yang diproyeksikan untuk Porprov ke IX tahun 2025 di Malang Raya nanti, serta pembibitan atlet usia dibawah umur atau atlet pemula.

“Persiapan Fisik para Kickboxer yang kita terjunkan di Kejurprov Jatim kurang maksimal karena terkendala nonteknis,dari tajet sapu bersih perolehan medali dari 10 atlet 4 atlet gagal rebut medali,” ungkap Edy, Minggu (22/12/2024).
Masih kata Edy, dengan hasil saat Kejurprov kemarin tim pelatih akan mengevaluasi beberapa atlet dan akan dibenahi dari sisi fisik, teknik, dan taktik akan digenjot fisik sebelum puasa dan setelah lebaran Idul Fitri. Setelah itu para Kickboxer memasuki persiapan khusus sebelum persiapan pra kompetisi.
Edy berharap, para atlet Kabupaten Mojokerto, nantinya bisa turut unjuk kemampuan di Porprov Jatim 2025 dan bisa memperoleh medali emas.
“Semoga bisa menjadi motivasi para atlet kita dan ke depannya bisa menambah raihan medali emas, perak maupun perunggu. Namun harapannya bisa meraih emas semua,” pungkas Edy.
Sementara itu, Manager dan juga Pelatih Fisik, Coach Susilo mengatakan, Kontingen Cabor KBI Kabupaten Mojokerto Kejurprov Kick Boxing yang diikuti oleh para bibit-bibit muda usia Porprov 15-23 tahun ini memiliki dampak positif.
Dari 10 atlet yang diturunkan pada Kejuaraan Kick Boxing Tatami Sport maupun di ring sport yang berlangsung di MOG Kota Malang, dari 10 atlet berhasil membawa pulang 1 medali emas 2 perak dan 4 medali Perunggu.
Masing-masing, Arinta medali emas, 2 Perak diraih oleh Mutiara dan Erik, sementara medali perunggu masing-masing diraih oleh Khabib, Erik Giarsah, Adela, dan Novia.
“Hasil yang diraih di Kejurprov ini sebenarnya kurang memuaskan 4 atlet kita masih gagal tunjukan perform yang terbaik dan masih gagal raih medali maka kita akan evaluasi di semua tingkatan, tapi saya tetap apresiasi semua atlet atas perjuangannya, bagi yang berhasil raih medali jangan sombong dan yang belum tetap semangat berlatih,” kata Coach Susilo.
“Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu finansial khususnya pak Ketum Dr.H.Suwandy Firdaus,SE.,SH.,Mhum dan KONI Kabupaten Mojokerto yang menyupport kontingen KBI Kabupaten Mojokerto, serta terimah kasih pula kepada semua pihak yang telah memberi motifasi kepada kami,” ungkap cak Silo, panggilan akrapnya. (*)
