
Nasional, Kabarterdepan.com – Indonesia secara resmi disepakati menjadi salah satu mitra dalam kelompok ekonomi BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa) sebagaimana diungkapkan oleh Mao Ning, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China.
Dalam pernyataannya, Mao Ning menyebutkan bahwa ada sembilan negara yang diakui sebagai mitra baru BRICS, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Belarus, Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Uzbekistan, dan Uganda.
Kesepakatan ini dicapai dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-16 BRICS yang berlangsung di Kazan, Rusia, pada Oktober 2024. Dalam pertemuan tersebut, para pemimpin negara anggota BRICS menyepakati pembentukan mekanisme negara mitra, yang dianggap sebagai tonggak penting dalam pengembangan BRICS setelah perluasan keanggotaan pada tahun sebelumnya. Selain itu, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.
“Setelah KTT tersebut, China secara aktif bekerja sama dengan Rusia, negara ketua BRICS tahun ini agar dapat menerapkan mekanisme tersebut dengan negara BRICS lainnya,” ungkap Mao Ning, Rabu (25/12/2024).
Dengan bergabungnya Indonesia sebagai mitra BRICS, diharapkan kerja sama antara negara-negara anggota BRICS dapat semakin ditingkatkan. Mao Ning juga menekankan bahwa kehadiran negara mitra memperkuat representasi dan pengaruh BRICS di kancah global.
“Mekanisme BRICS memiliki representasi yang lebih besar dan BRICS melihat daya tarik dan pengaruhnya tumbuh lebih menonjol, menjadi platform utama untuk mempromosikan solidaritas dan kerja sama antara negara-negara Selatan,” jelas Mao Ning.
Mao Ning juga menyampaikan, BRICS berkomitmen untuk bekerja sama dengan anggota dan mitra BRICS lainnya dalam semangat keterbukaan, inklusivitas, dan kerja sama saling menguntungkan. Tujuannya adalah untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang, memajukan pengembangan BRICS, dan menciptakan komunitas dengan masa depan bersama bagi seluruh umat manusia.
Dengan kesepakatan ini, Indonesia diharapkan dapat memainkan peran strategis dalam mempererat hubungan ekonomi dan politik di tingkat global melalui platform BRICS. (Riris*)
