Perempuan yang Membunuh Kakaknya di Pacet Dikenal Warga Memiliki Gangguan Mental

Avatar of Redaksi
Pelaku, DH (16) terekam CCTV saat keluar dari rumah usai melakukan penusukan ke kakak kandungnya, Minggu (22/12/2024) (Redaksi / Kabarterdepan.com) 
Pelaku, DH (16) terekam CCTV saat keluar dari rumah usai melakukan penusukan ke kakak kandungnya, Minggu (22/12/2024) (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – DH (16) pelaku penusukan kakak kandungnya sendiri Satiawan (24) warga Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dimata tetangga telah mengidap gangguan / keterbelakangan mental sejak kecil.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu tetangganya, Sabar menuturkan, korban berinisial DH ini mengalamai gangguan keterbelakangan mental dan setiap harinya mengurung diri didalam rumah bersama ayah kandungnya bernama Misdi (52).

“Mungkin dari kecil itu pemikirannya lambat seperti itu akhir-akhir ini nggak mau berkomunikasi dengan orang luar,” katanya, Senin (23/12/2024) sore.

Terlebih, pada tahun 2022 silam, ibu kandungnya telah meninggal dunia lantaran sakit. Sehingga mental DH semakin terkikis bahkan tak lagi melanjutkan sekolah.

“Apalagi semenjak ditinggal ibunya meninggal, ya seperti depresi gitu,” tuturnya.

Masih kata Sabar, setiap hari di rumah tangganya keluarga itu kerap terjadi pertikaian yang permasalahanya adalah hal spele. Sehingga kejadian nahas warga tak menyangka jika terjadi seperti itu.

“Setiap hari istilahnya bertengkar gitu seperti pemukulan sapu itu sudah biasa terus. Tetangga menganggapnya kejadian ini awalnya hal biasa,” terangnya.

Hingga, petaka itu menyerang Satiawan yang harus meregang nyawa ditangan adik kandungnya sendiri pada Minggu (22/12/2024) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

“Kalau korban ini normal. Mau kerja ikuti proyek bangunan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang pria ditemukan bersimbah darah hingga meninggal dunia didalam rumahnya setelah ditusuk oleh adik kandungnya sendiri di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (22/12/2024) malam.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto Ihram Kustarto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden maut yang menimpa keluarga di Kecamatan Pacet ini.

Menurutnya, pihaknya saat ini tengah melakukan serangkaian penyelidikan dan telah mengamankan pelaku serta memberikan pendampingan di unit Perlindungan Anak dan Perempuan Satreskrim.

“Ya masih kita lakukan pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page