
Kota Batu, kabarterdepan.com- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batu membagikan 350 Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang bertempat di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, Senin (23/12/2024).
Program Kementerian ATR/BPN ini, merupakan inisiatif dari Pemerintah Indonesia untuk menyelesaikan pendaftaran hak atas tanah di seluruh wilayah negara secara sistematis dan menyeluruh, yang tentunya juga secara gratis.
Penata Pertanahan Muda BPN Kota Batu, Herlina Lukman menjelaskan, bahwa pihaknya telah menyerahkan sertifikat yang ke-2, yang terdiri dari dua versi yakni analog dan elektronik.
“Per 3 Juni 2024 kami sudah melaksanakan sertifikat elektronik. Kami BPN Kota Batu sangat bersyukur karena juga dibantu Pokmas, Kelurahan Ngaglik dan masyarakat juga, sehingga Alhamdulilah kita bisa selesai tepat waktu di akhir tahun sudah terbagi semua sebanyak 600 bidang khusus di Kelurahan Ngaglik,” kata Herlina.
Menurutnya, sebelumnya dalam tahap yang pertama, pihak BPN Kota Batu telah menyerahkan sejumlah 250 PTSL, hingga pada hari ini sejumlah 350 yang telah dibagikan kepada warga masyarakat Kelurahan Ngaglik.
“Jadi total keseluruhan mencapai jumlah 600 sertifikat yang telah kami bagikan kepada warga masyarakat Kelurahan Ngaglik. Jadi, kita sudah tidak ada tunggakan pembagian sertifikat,” ungkap Herlina.
kepada para penerima sertifikat dirinya berpesan agar selalu menjaga dengan sebaik-baiknya agar tidak hilang.
“Hati-hati dalam penggunaannya, kalau pun misalnya dijadikan jaminan di bank sebisa mungkin diperhitungkan terlebih dahulu jadi, jangan sampai dikemudian hari menunggak atau tidak bisa bayar,” pesan Herlina.
Sementara itu, Lurah Ngaglik, Rendra Adinata, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak BPN Kota Batu, berkaitan dengan penyerahan PTSL yang dimaksud.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPN Kota Batu, karena PTSL merupakan program dari pemerintah pusat jadi semuanya harus berjalan dan dikawal dengan baik oleh pemerintah daerah. Sebab, program ini tujuannya baik, maka dari itu tentunya kami atas nama Pemerintah Kelurahan Ngaglik mendukung sekali,” ucap Rendra.
Melalui penyerahan PTSL tersebut, dirinya berharap kepada warga masyarakat di Kelurahan Ngaglik agar supaya dapat bermanfaat bagi para penerima.
“Alhamdulilah, dalam kegiatan hari ini semua berjalan dengan lancar. Saya berpesan, agar warga masyarakat memahami setiap prosedur dari program PTSL ini, khususnya hal yang berkaitan dengan regulasi seperti tidak boleh adanya pungutan liar (pungli) dan sebagainya,” harap Rendra.
Penyerahan PTSL tahan ke-2 ini, masih kata Lurah Ngaglik, Rendra sebelumnya dengan menggunakan sertifikat digital atau elektronik dan analog dikarenakan perbedaan masuknya berkas namun hanya di tanggal saja.
“Karena kebijakan itu dari BPN Kota Batu. Tapi, di tengah tahun analognya di stop jadi memakai digital atau ekektronik semuanya. InsyaAllah nilainya sama saja, seperti salah satunya dengan keabsahan, dan yang terpenting untuk warga saya sekarang sudah terjamin, sehingga warga tidak takut lagi untuk tanahnya diambil orang lain. Semoga PTSL yang diterima dapat meningkatkan taraf hidup bagi warga masyarakat di Kelurahan Ngaglik untuk menjadi lebih baik ke depannya,” pungkas Rendra.
Terpisah, Achmad Rifai salah seorang warga dari RW 05 Kelurahan Ngaglik juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pihak BPN Kota Batu.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada BPN Kota Batu, karena dengan adanya PTSL ini memudahkan masyarakat untuk mempunyai data secara hukum. Selain itu, PTSL ini juga sangat penting dan perlu sekali dimiliki setiap warga negara karena sebagai bukti kepemilikan hak tanah bagi masyarakat terutama di Kelurahan Ngaglik,” ujar Mat Berlin, sapaan akrabnya.
Aktivis lingkungan dari Sapu Bersih Nyemplung Kali (Sabers Pungli) Kota Batu ini berharap, agar Program PTSL menjadi sebuah program yang terus berkelanjutan.
“Sebab, di Kelurahan Ngaglik ini banyak masyarakat yang memiliki tanah, dan dengan mereka mempunyai sertifikat ini nantinya masyarakat mempunyai aset pribadi yang menjadi modal untuk kegiatan kehidupannya,” tandas Mat Berlin. (Yan)
