
Jember, kabarterdepan.com-
Memasuki musim hujan di berbagai daerah di Indonesia, kewaspadaan terhadap berbagai penyakit, terutama penyakit yang sering muncul pada musim hujan, menjadi sangat penting. Salah satu penyakit tersebut adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).
DBD adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. DBD kini kembali merebak di berbagai wilayah salah satunya terjadi di Dusun Prapah Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember.
“Ada sekirar 10 warga dari Dusun Prapah Desa Panti ,kecamatan Panti, Kabupaten Jember, yang terjangkit Demam berdarah sejak seminggu yang lalu. Saat ini tinggal 6 warga yang masih dirawat di Puskesmas kecamatan Panti ,1 orang dirujuk Dirumah sakit Balung ” ungkap Erika Oktadina Zean Kasun Dusun Prapah saat memimpin kegiatan kerja bakti, Minggu (22/12/2024).
Dia katakan, kejadian DBD yang melanda warga Dusun Prapah tersebut sudah dilaporkan ke pihak Puskesmas Panti sejak 3 hari yang lalu. Rencananya akan dilakukan Fogging atau pengasapan, Senin (23/12/2024).
“Makanya warga Dusun Prapah hari Minggu ( 22/12/2024) pagi meski kondisi hujan gerimis kami kerahkan kerja Bakti untuk membersihkan selokan, jamban, maupun membersihkan tempat yang tergenang air yang menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti,” lanjutnya.
Erika Oktadina mengutarakan, karena info dari puskesmas kecamatan Panti untuk penyemprotan Fogging itu terlebih dahulu lingkungan harus bersih.
Sementara salah satu warga yang tak mau disebutkan identitasnya mengaku keluaganya yang kena DBD sejak seminggu yang lalu memang sudah dirawat di Puskesmas setempat.
“Dengan kerja bakti l bersama warga dusun prapah hari ini sebenarnya kami warga disini juga waswas, karena sejak kejadian seminggu yang lalu, belum dilakukan Fogging, infonya baru besok hari Senin,” katanya.
Sementara Suroso Kepala Desa Panti, Kecamatan Panti, Jember kepada awak media di sela-sela mengikuti kerja bakti menyampaikan hingga hari ini ada 6 warga dari dusun prapah yang terjangkit DBD, hingga saat ini masih dirawat di Puskesmas Panti dan 1 orang dirujuk ke Rumah sakit Balung.
“Oleh sebab itu kami ,hari ini bersama warga Dusun Prapah melaksanakan kerja bakti meskipun kondisi cuaca masih hujan, karena infonya besok senin pagi ( 23/12/2024) dilakukan fogging,” pungkasnya. (Lana)
