Buron 1 Bulan, Pembunuh Pria yang Membuang Mayatnya di Rejoto Kota Mojokerto Dibekuk Polisi

Avatar of Redaksi
Tersangka pembunuhan, Sudarwo (38) yang membuang mayatnya di Rejoto, saat digelandang ke Mapolres Mojokerto Kota, Jumat (20/12/2024) (Andy / Kabarterdepan.com) 
Tersangka pembunuhan, Sudarwo (38) yang membuang mayatnya di Rejoto, saat digelandang ke Mapolres Mojokerto Kota, Jumat (20/12/2024) (Andy / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto akhirnya berhasil membekuk tersangka pembunuhan pria yang mayatnya ditemukan penuh luka berada di kebun jeruk Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Pulorejo, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto pada Sabtu (2/11/2024) lalu.

Tersangka yakni Sudarwo (38) warga Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto yang sempat melarikan diri ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Achmad Rudi Zaeny saat ditemui ditempat kerjanya membenarkan jika pihaknya berhasil membekuk pelaku pada Rabu (18/12/2024) kemarin.

“Jadi kemarin kami mengamankan diduga pelaku pembunuhan yang mayatnya kami temukan di Jalan Ir Soekarno,” kata Rudi, Jumat (20/12/2024) siang.

Rudy menambahkan, anggotanya melakukan pengejaran setela mendapatkan dan dari dari beberbp analisa yang dilakukan unit Satreskrim Polres Mojokerto Kota yang mengerucut pada pelaku yang berada di Jawa Barat.

“Kita mengetahui bahwa yang bersangkutan berada di Bandung saat itu kita melakukan penangkapan,” tambahnya.

Dalam pelariannya selama satu bulan terakhir. Tersangka tak berkutik saat petugas menangkap tersangka saat menyamar sebagai penjual cilok keliling.

“Yang bersangkutan berada di wilayah Bandung saat menjual cilok keliling,” terangnya.

Sementara, polisi belum menjelaskan secara rinci motif tersangka menghabisi nya korban Abid Yulandi Muyafa (38) warga Kelurahan Wates, Magersari, Kota Mojokerto yang mayatnya ditemukan di area kebun jeruk jalan Ir Soekarno Kota Mojokerto.

“Untuk motif masih kita lakukan pendalaman, tersangka kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahui pelaku lain yang terlibat,” pungkasnya.(*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page