
Banyuwangi, kabarterdepan.com- Puncak momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan akan terjadi pada 23 Desember, fasilitas transportasi publik mulai melakukan kesiapan.
Seperti halnya yang juga terjadi di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi yang mendapatkan peninjauan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa yang mengecek kesipan sejumlah fasilitas di pelabuhan pada Sabtu, (14/12/2024).
Di sana, Ni Luh melihat kondisi fasilitas ruang tunggu penumpang sebelum naik ke atas kapal juga fasilitas parkir kendaraan penumpang.
Dan pada saat berada di ruang tunggu penumpang, Ni Luh memberikan usulan agar calon penumpang kapal bisa diberikan atraksi hiburan.
“Alangkah baiknya jika bisa memberikan experience bagi para penumpang selama momen libur nataru ini. Misalnya disuguhkan kesenian khas daerah, musik tradisional khas Banyuwangi atau yang lainnya. Sehingga selain penumpang merasa nyaman juga bisa menjadi cerita berkesan” saran Ni Luh kepada General Manager ASDP Ketapang.
Ni Luh juga meminta agar pengelola pelabuhan bisa menyediakan sejumlah posko layanan bagi penumpang seperti posko layanan Kesehatan hingga layanan pengaduan apabila terjadi kehilangan barang atau lainnya.
Karena seperti diketahui, Kemenhub RI telah memproyeksikan kepadatan penumpang yang akan menyebrang di lintas Ketapang-Gilimanuk pada Nataru mendatang sebanyak 1,2 juta orang, sementara jumlah kendaraan yang akan menyebrang diprediksi sekitar 320 ribu unit.
Sementara itu GM ASDP Ketapang, Yani Andrianto mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas bagi penumpang selama Nataru.
Mulai ruang tunggu yang representative, juga posko kesehatan dan layanan customer care / pengaduan sebagaimana arahan dari Wamenpar.
“Kami juga sudah merancang beberapa event hingga menyiapkan playground. Kami juga siap menyajikan kesenian khas daerah,” ujarnya.
Ditambahkan Bupati Ipuk Fiestiandani, Banyuwangi telah bersiap menyambut kedatangan wisatawan, salah satunya, dengan terus meningkatkan dan melengkapi infrastruktur pariwisata daerah.
“Akses ke Banyuwangi semakin mudah dengan adanya bandara dengan jumlah penerbangaan yang terus bertambah. Dengan atraksi yang digelar secara terjadwal sepanjang tahun kami juga berharap penumpang kapal yang akan menyebrang bisa singgah dulu di Banyuwangi,” tutur Ipuk. (Fitri)
