
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Desa Pugeran, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, menjadi saksi semaraknya tasyakuran dan doa bersama yang digelar oleh DPD LSM LIRA Mojokerto untuk merayakan kemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2024, Gus Barra – dr. Rizal (Mubarok). Acara ini berlangsung pada Sabtu (6/12/2024) di kediaman Bupati LIRA Mojokerto, Achmad Arief, dengan dihadiri berbagai tokoh penting serta masyarakat pendukung Paslon Mubarok.
Kemenangan ini diraih setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto mengumumkan hasil rekapitulasi suara yang menempatkan Paslon Mubarok sebagai pemenang dengan perolehan suara sebesar 53,37%. Angka ini unggul dari pasangan Ikfina Fahmawati – Sya’dulloh Syarofi (Idola), yang meraih 46,6% suara.
Bupati LIRA Mojokerto, Achmad Arief, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para relawan, simpatisan, dan tim pemenangan yang telah bekerja tanpa lelah. Ia menyoroti kemenangan mutlak di Desa Pugeran, yang mencerminkan dedikasi dan semangat masyarakat dalam mendukung Paslon Mubarok.
“Kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras tim dan relawan, seperti Baret, Kordes, dan Korcam, yang terus berjuang untuk mengamankan suara bagi Paslon Mubarok. Kami bangga karena Desa Pugeran mencatat kemenangan mutlak dibandingkan desa lainnya,” ujarnya.
Acara tasyakuran berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kehadiran Gus Barra dan dr. Rizal menambah semarak suasana, disertai dukungan dari tokoh-tokoh penting seperti anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Partai Golkar, Hj. Any Mahnunah, serta H. Arief Winarko dari Partai Persatuan Pembangunan. Puluhan kepala desa dari berbagai kecamatan turut hadir, memperlihatkan dukungan yang solid terhadap Paslon Mubarok.
Selain doa bersama, acara ini juga dimeriahkan oleh hiburan musik yang menampilkan empat biduan lokal. Iringan musik elektone mampu memikat tamu undangan untuk ikut berjoget. Para perwakilan kepala desa, relawan, dan partai pengusung secara bergantian memberikan saweran kepada para biduan, menjadikan suasana semakin meriah.
H. Arief Winarko, salah satu perwakilan parpol pengusung, menegaskan bahwa kemenangan ini adalah kemenangan untuk seluruh masyarakat Mojokerto, bukan hanya kemenangan pribadi atau partai politik.
“Kemenangan Gus Barra – dr. Rizal adalah kemenangan bersama. Ini adalah kemenangan masyarakat Mojokerto dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang Barokah, Rakyate,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa kemenangan Gus Barra menjadi catatan sejarah tersendiri.
“Ini adalah momen bersejarah, karena selama ini tidak pernah ada cerita wakil bupati mampu mengalahkan bupati petahana dalam Pilkada. Gus Barra berhasil membuktikan bahwa kerja keras, doa, dan dukungan masyarakat bisa membawa kemenangan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Menurut Arief, kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan tetapi juga membawa tanggung jawab besar bagi Gus Barra dan dr. Rizal.
“Kami yakin Gus Barra dan dr. Rizal mampu menjalankan amanah rakyat untuk menjadikan Mojokerto lebih maju, adil, dan makmur. Selamat atas kemenangan ini. Semoga kepemimpinan mereka membawa keberkahan untuk kita semua,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Gus Barra menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh relawan, simpatisan, dan masyarakat Mojokerto.
Ia juga berharap dukungan yang telah diberikan masyarakat selama masa kampanye dapat terus berlanjut dalam bentuk kerja sama untuk membangun Mojokerto yang lebih baik.
“Kami akan bekerja keras untuk memenuhi janji-janji kami dan memastikan bahwa semua program yang telah direncanakan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Mojokerto,” tambahnya.
Acara tasyakuran ini tidak hanya menjadi perayaan kemenangan, tetapi juga simbol kebersamaan antara masyarakat dan pemimpin terpilih. Pelantikan pasangan Mubarok yang dijadwalkan pada Februari 2025 mendatang menjadi harapan baru bagi masyarakat Mojokerto untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah.
Semangat dan optimisme yang terpancar dalam acara ini menjadi bukti bahwa kemenangan Paslon Mubarok bukan sekadar hasil pilkada, tetapi sebuah langkah awal untuk membangun Mojokerto yang lebih baik di masa depan. (Firda*)
