
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Sejumlah warga di Dusun Gembongan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto sudah terbiasa dengan kondisi genangan air di jalan kampungnya akibat luapan air sungai Sadar yang berada di sisi utara pemukiman.
Setiap kali hujan deras datang, beberapa masyarakat ini sudah biasa setiap musim penghujan bertahun tahun mengahadapi bencana ini alam banjir ini.
Air yang merendam jalan sekitar 50 sentimeter ini menghambat aktivitas sehari hari, tak sedikit juga air hujan masuk kedalam rumah warga dengan ketinggian semata kaki orang dewasa.
Salah satu warga, Juwariah mengaku, jika luapan air hujan dari sungai ini telah masuk ke rumahnya dan menggenangi jalan sejak Kamis (5/12/2024) kemarin sore.
“Ya dari kemarin sore sudah kayak begini,” katanya saat ditemui Jumat (6/12/2024) siang.
Akibatnya, akses jalan di dusun tersebut tergenang air sedalam lutut orang dewasa sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan. Juwariah menyebut hal tersebut sudah menjadi hal biasa.
“Langganan banjir, pokoknya kalau musim hujan deras ya banjir. Jalan tidak bisa dilewati, nggak bisa aktifitas, nggak bisa memasak,” terangnya.
Meskipun begitu, ia bersama keluarganya enggan mengungsi dan memilih bertahan dirumahnya dan meninitipkan kendaraannya ke Masjid.
“Gak mau, tidak kerasan kalau mengungsi, sudah biasa dirumah gini,” pungkasnya. (*)
