
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Gebyar Hadiah Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Mojokerto Tahun 2024 berlangsung di Sabha Krida Rumah Rakyat, Kamis (5/12/2024).
Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian penerimaan pajak yang relatif baik di Kota Mojokerto. Pajak dan retribusi menjadi sumber pendapatan utama kota.
“Saya merasa sangat bersyukur karena Kota Mojokerto sejauh ini capaian pajaknya cukup bagus, cukup tercapai dan perlu kami sampaikan bahwasannya pajak dan retribusi itu masih menjadi idola sampai saat ini,” tuturnya.
Ali Kuncoro memberikan pengarahannya terkait sumber pendapatan daerah dan kebijakan fiskal. Di dalam APBD terdiri dari pendapatan dan belanja. Pendapatan memiliki tiga komponen yaitu pendapatan asli daerah, transfer dari pusat transfer daerah, dan pendapatan lain yang sah.
Ali Kuncoro menilai bahwa kemampuan fiskal Kota Mojokerto cenderung sedang hingga rendah yang artinya Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih rendah daripada dana yang diterimanya melalui transfer dari pemerintah pusat.
“Kota Mojokerto ini kemampuan fiskalnya masih dianggap sedang cenderung ke rendah tidak kuat. Kemampuan fiskal kuat apabila PAD kita, pendapatan asli daerah kita itu lebih tinggi dari dana transfer yang kita terima,” ungkapnya.
Berbagai upaya tengah dilakukan oleh tim atau OPD, pengampu, dan penghasil untuk meningkatkan PAD tanpa terlalu membebani masyarakat, kecuali dalam keadaan darurat. Semua penerimaan pajak dimaksudkan untuk digunakan bagi kepentingan masyarakat.
“Yakinlah bahwa setiap sen dari hasil pembayaran pajak itu digunakan seluruhnya, dikembalikan untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Ali Kuncoro juga menyoroti bahwa potensi peningkatan pendapatan terbesar berasal dari pajak dan retribusi, khususnya dari PBB-P2. Selain itu, setiap daerah memang dipacu, didorong dan dituntut untuk bisa memiliki PAD yang lebih besar dari transfer pusat.
“PAD potensi terbesar itu dipajak dan retribusi, meskipun ada pendapatan-pendapatan lain. Tapi yang paling primadona itu dari pajak, salah satunya PBB-P2 perkotaan ini dan retribusi,” paparnya.
Sosok yang akrab disapa Mas Pj ini menyebutkan, sesuai dengan RAPBD 2025, target PAD pada tahun 2025 lebih dari Rp300 Miliar dan penerimaan ini akan mendukung skema ekonomi untuk memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kemarin didok bahwa PAD kita di tahun 2025 target kita itu di angka 300 miliar lebih sedikit dan itu semua nanti memang kami butuhkan untuk skema ekonomi yang memberikan bantalan bagi masyarakat yang ada di Kota Mojokerto,” lanjutnya.
Mas Pj menekankan pentingnya peningkatan PAD untuk meningkatkan kekuatan fiskal kota dan kesejahteraan warganya.
“Sekali lagi bahwa setiap potensi pendapatan yang kami terima, maka prioritas pembangunan kami yakni bagaimana untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kota Mojokerto,” imbuhnya.
Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BPKPD dan seluruh Kepala OPD penghasil PAD atas kerja keras mereka.
Di akhir sambutannya, Ali Kuncoro memberikan pantun sebagai ajakan kepada masyarakat untuk membayar PBB-P2 agar Kota Mojokerto semakin maju.
“Singgah ke pasar membeli terasi, gurih rasanya enak sekali. Bayar PBB bukti kontribusi, Kota Mojokerto maju pembangunan terkendali!”
“Kota Mojokerto membeli batik, motifnya indah memikat hati. Biar pajak langkah yang baik Membangun kota untuk generasi nanti!”
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan oleh Pj Wali Kota Mojokerto kepada beberapa Kelurahan dengan pencapaian target PBB-P2 terbaik, salah satunya Kelurahan Sentanan yang meraih Juara 1 kategori kelurahan kecil di Kota Mojokerto.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada KPPN Mojokerto selaku pembina penyaluran DAK Fisik tahun anggaran 2024 dan kepada Local Tax Payment Trigger Sunrise Mall Mojokerto selaku Pemicu Pembayaran Pajak Daerah di Kota Mojokerto.
Rangkaian acara yang terakhir yaitu pengundian hadiah seperti 1 Unit Sepeda Motor yang dimenangkan oleh Lurah Balongsari. Ada juga hadiah undian yang lain seperti 5 Unit Kulkas, Mesin Cuci, Sepeda Gunung, dan masih banyak lagi. (Riris*)
