Banjir Sukamade Banyuwangi: Jembatan Hanyut, Wilayah Terpencil Terisolir

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241201 185329
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau banjir. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau langsung lokasi banjir di wilayah terpencil Banyuwangi, Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Sabtu, (30/11/2024).

Banjir yang menerjang wilayah tersebut mengakibatkan jembatan yang menjadi satu-satunya akses penghubung hanyut menyebabkan warga dusun kini terisolir.

Dalam kunjungan banjir sukamade tersebut, Ipuk memastikan ketersediaan logistik dan bantuan bagi warga terdampak, serta memantau penanganan darurat yang dilakukan.

“Prioritas kami saat ini adalah memastikan warga Sukamade mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Logistik dan bahan pokok harus tersedia, akses warga juga harus segera dipulihkan,” tegas Ipuk.

Ia menginstruksikan jajarannya untuk terus bergerak dengan mengirimkan bantuan kepada para warga yang terdampak serta memastikan kebutuhan dasar seluruh warga terpenuhi.

“Saya sudah minta kepada dinas terkait untuk memastikan ketersediaan logistik, dan kebutuhan pokok lainnya. Distribusi bantuan juga diprioritaskan bagi warga yang paling terdampak,” lanjutnya.

Terkait putusnya akses jembatan akibat banjir sukamade, sebagai solusi darurat, untuk sementara waktu telah dibangun rakit penyeberangan untuk melintasi Sungai Sukamade.

Rakit tersebut beroperasi untuk memperlancar mobilitas warga, mengangkut sepeda motor, dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan.

“Penanganan sementara dinas terkait akan membantu sarana dan prasarana rakit untuk penyeberangan warga Dusun Sukamade. Sembari bertahap dilakukan penyiapan pembangunan jembatan dengan berkoordinasi ke pemerintah pusat dan provinsi,” tandasnya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page