
Teknologi, Kabarterdepan.com – Realme akan meluncurkan ponsel pintar terbarunya, Realme Neo 7 pada 11 Desember 2024 di Tiongkok. Perangkat ini menandai debut seri Neo sebagai jajaran produk mandiri, terpisah dari seri GT Neo. Neo 7 menyasar pengguna kelas menengah dengan fokus pada game, daya tahan, dan harga yang terjangkau.
Realme telah mengisyaratkan peringkat IP yang berpotensi mencapai IP69, yang menawarkan perlindungan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi. Fitur ini meningkatkan daya tahan Neo 7, sehingga cocok bagi pengguna yang mengutamakan perangkat yang tangguh.
Neo 7 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9300+, yang mencapai lebih dari 2 juta poin pada benchmark AnTuTu. Perangkat ini dirancang untuk menangani game dan tugas-tugas berat dengan mudah. ​​Dengan RAM dan penyimpanan yang besar, perangkat ini mendukung multitasking dan file-file besar secara efisien.
Neo 7 dilengkapi baterai berkapasitas 7.000mAh , yang memberikan penggunaan lebih lama dibandingkan pendahulunya. Pengisian daya cepat SuperVOOC 80W memastikan pengisian ulang cepat, meminimalkan waktu henti.
Ponsel pintar ini memiliki layar beresolusi 1,5K dengan kecepatan refresh tinggi untuk visual jernih dan kinerja sentuhan halus.
Neo 7 dilengkapi dengan sistem kamera multilensa, termasuk sensor primer beresolusi tinggi, lensa sudut lebar, dan sensor kedalaman. Pengaturan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan fotografi sehari-hari.
Berjalan pada Realme UI, Neo 7 menawarkan antarmuka yang ramah pengguna dengan fitur yang dapat disesuaikan, meningkatkan kegunaan untuk berbagai tugas.
Neo 7 bersaing di kelas menengah atau kategori flagship-killer. Dibandingkan dengan Realme GT Neo 6, yang dilengkapi chipset Snapdragon 8s Gen 3, baterai 5.500mAh, dan pengisian daya 120W seharga CNY 2.099, Neo 7 menawarkan baterai yang lebih besar, prosesor yang lebih baik, dan daya tahan yang lebih tinggi, sehingga harganya sedikit lebih mahal. (*)
