
Mandailing Natal, kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Kesehatan melaksanakan pengobatan gratis di beberapa tempat pada Senin (25/11/2024).
Di Kecamatan Siabu bertempat di Puskesmas Siabu. Mewakili Pemkab Madina, Kadis Kesehatan dr Faisal Situmorang hadir bersama beberapa Dokter Spesialis yang disambut Camat Siabu, Kepala Puskesmas Siabu dr Emmy Evawani, Kepala Puskesmas Sihepeng drg Rita Asmarida serta beberapa dokter dan staf puskesmas.
Dalam sambutannya Camat Siabu Sudrajat Putra mengatakan, pemerintah Kecamatan Siabu menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Dinas kesehatan dalam rangka memberikan pelayanan prima dan terbaik kepada masyarakat.
“Begitu antusiasnya masyarakat hadir di Puskesmas Siabu ini, membuktikan bahwa program ini betul-betul menyentuh masyarakat dan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Lanjut Camat Siabu, di Kecamatan Siabu, khususnya Puskesmas Siabu sangat membutuhkan bantuan ambulans.
“Di Puskesmas Siabu mobil Ambulans buatan tahun 1900an masih model lama dan kekurangan mobil ambulans mengingat begitu luas dan ada desa yang warganya berbatasan dengan sungai serta jauh dari kecamatan Siabu,” ucap Sudrajat.
Sementara itu kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Madina dr Faisal Situmorang mengatakan, permintaan maaf atas keterlambatan dari jadwal sehingga hampir menjelang sore baru hadir.
“Alhamdulillah meskipun menjelang sore kita hadir, kesemuanya itu tentunya seperti diucapkan Camat untuk mendekatkan layanan dokter spesialis kita di Siabu,” ujar dr Faisal.
dokter Faisal mengapresiasi antusias warga yang memanfaatkan pengobatan gratis ini.
“Saya sudah berkunjung ke dalam, yang sudah terdaftar untuk penyakit dalam sekitar 75 dan untuk dokter kandungan ada sebanyak 15,” tandasnya.
Di hadapan masyarakat yang hadir dokter Faisal juga mengatakan, menyangkut kesehatan siapa aja masyarakat Madina yang membutuhkan pengobatan, ditanggung oleh pemerintah “gratis.”
“Ada program pemerintah Madina, namanya itu BPJS UHC. Dengan Cuma membawa KTP dan KK, bapak ibu yang yang ingin berobat ke Puskesmas ataupun rumah sakit gratis,” ungkapnya.
“Pemerintah kita tahun 2024 ini telah menganggarkan Rp 46 miliar ditambah lagi 1 bulan ini Rp 7 miliar untuk UHC,” lanjutnya.
Mengenai permohonan mobil Ambulans di Kecamatan Siabu, dr Faisal mengatakan dipastikan tahun depan Puskesmas Siabu mendapat Ambulans.
“Saya pastikan pak camat, tahun depan Puskesmas Siabu ini mendapat Ambulans tambahan,” pungkasnya. (Suhartono)
