Dokter Gizi Soroti Menu Makan Siang Viral di SMK Bogor Minim Protein

Avatar of Redaksi
IMG 20241125 WA0024
Dokter Gizi soroti video viral makan siang gratis SMK di Bogor. (Gian / Kabarterdepan.com)

Bogor, Kabarterdepan.com – Kasus siswa SMK di Bogor yang memviralkan menu makan siang gratis berupa kangkung, semangka, dan susu mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Dokter Gizi bernama Dion Haryadi.

Dalam konten Tiktok milik @dionharyadi, Dion mengungkapkan menu makan siang gratis tersebut kurang seimbang karena tidak mengandung sumber protein yang cukup.

“Kalau dilihat hanya dari makan siang yang ini aja sumber proteinnya ini kayaknya telur dadar ya paling sekitar 5 gram doang proteinnya,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kandungan susu dari produk yang digunakan hanya mengandung 60 kalori dan bukan 100% susu sapi. Ia menekankan lebih baik jika menggunakan produk yang mengandung 100% susu sapi.

“Kalau saya cek informasi nilai gizinya untuk brand ini perkemasan itu 60 kalori dengan 5 gram protein dan ya ada dikit sih 1 gram gula tambahan dan brand ini juga bukan susu sapi 100% ya,” tambahnya.

Dion menegaskan, protein penting bagi masa pertumbuhan anak-anak.

“Anak-anak ini masih dalam masa pertumbuhan yang butuh banget protein. Protein ini biasanya lebih sulit dipenuhi daripada karbohidrat dan lemak,” tegasnya.

Dion menyarankan dengan adanya program makan siang ini, anak-anak tidak kesusahan dalam mendapatkan kebutuhan protein di makan pagi dan makan malam. Selain itu, juga untuk mengajarkan protein dalam diet kepada anak-anak.

Diketahui, siswa SMK yang videonya viral telah dipanggil oleh pihak sekolah dan telah menyampaikan permohonan maaf lewat video klarifikasi.

Diharapkan pula supaya tidak ada kelalaian dari pihak vendor agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page