Kapolres Madina Perintahkan Personel Tidak Membawa Senpi saat Bertugas di TPS

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241125 195349
Kapolres Madina AKBP Arie Sopandi Paloh. (Suhartono/kabarterdepan.com)

Mandailing Natal, kabarterdepan.com – Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh memimpin apel pergeseran pasukan Operasi Mantap Praja Toba 2024 dalam rangka kesiapan pengamanan tahap pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada Pilkada Serentak 2024.

Apel pergeseran pasukkan digelar di lapangan multifungsi Tantya Sudhirajati Mako Polres Madina, Senin (25/11/2024).

Hadir Bupati Madina Muhammad Jafar Sukhairi Nasution,Wakapolres Madina Kompol Marluddin, para pejabat utama, Kapolsek dan personel dari berbagai Satuan dan berbagai unsur Forkopimda.

Dalam keterangannya kepada wartawan Kapolres Madina AKBP Arie Sopandi Paloh mengatakan, pergeseran pasukan untuk melihat kesiapan dan kelengkapan personel sekaligus akan disebar ke 801 TPS

“Sehingga pada saat nantinya menjelang hari H yaitu tanggal 27 personel sudah berada di tempat masing-masing, kita dari posko mengecek kelengkapan dan kesiapan personel,” terang kapolres Madina.

Lanjut Kapolres Madina, seluruh personel yang ditugaskan dalam pergeseran pasukan tidak membawa senjata api.

“Diperintahkan untuk tidak boleh membawa senjata api ke lokasi TPS, sehingga untuk pergerakan pasukan yang terlibat dalam pengaman tidak menggunakan senjata api,” sambung AKBP Arie.

Meski demikian, lanjut Kapolres Madina, penggunaan kekuatan dengan senjata api juga harus Standbay.

“Seperti Kompi Brimob atau Tutor Brimob yang saat ini sedang berada di sipirok dan nanti juga kita di Polres juga disiapkan,” ungkapnya.

“Pasukan bersenjata api akan dikerahkan apabila terjadi di luar konteks,” pungkasnya. (Suhartono)

Responsive Images

You cannot copy content of this page