Pembinaan Satlinmas Kota Mojokerto, Sinergi Jaga Keamanan Pilkada 2024

Avatar of Redaksi
IMG 20241121 WA0004 scaled
Potret Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Modjari. (Riris / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pembinaan Satlinmas Persiapan Pilkada yang diselenggarakan Satpol PP Kota Mojokerto berlangsung di Pendopo Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Kamis (21/11/2024).

Acara tersebut diikuti oleh satuan Linmas se-Kota Mojokerto. Narasumber dalam pembinaan tersebut yaitu perwakilan Komandan Distrik Militer (Dandim) Mojokerto, perwakilan Kepala Polres (Kapolres) Mojokerto Kota, dan Kepala Satpol PP Kota Mojokerto.

Perwakilan Dandim Mojokerto, Kapten Inf Desto Jumeno menyampaikan kesiapan dan dukungan dari TNI selama Pilkada 2024 mulai dari kesiapan personel maupun alat.

“Kekuatan personel kita, termasuk alat-alat siap kita digunakan untuk mendukung keamanan Pilkada,” ujarnya.

Desto juga menekankan bahwa meskipun ada pengawalan dari pihak TNI, namun keamanan yang utama di TPS adalah tugas Linmas.

“Intinya nanti setiap pas pelaksanaan anggota kita sudah ada cuma titik beratnya adalah Bapak-bapak Linmas, karena anggota kita ada SOP-nya, kita tidak masuk masuk TPS, kalau pengawalan kotak suara dari PPK atau PPS kita siap mengawal,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa jumlah personel TNI nantinya tidak sebanyak TPS yang ada, karena di satu kelurahan hanya diterjunkan dua Babinsa saja sehingga diharapkan ada sinergi dengan Linmas.

“Jumlah kita tidak sebanyak dengan TPS yang ada, karena di Kota itu satu kelurahan dua Babinsa sementara satu keluruhan bisa 20 TPS sampai 30 TPS, nanti tumpuannya adalah Bapak-bapak Linmas,” lanjutnya.

Pihaknya berharap dengan adanya sinergi baik dari Kodim, Polres maupun Satlinmas, Pilkada 2024 nanti dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Sementara, perwakilan Kepala Polres Mojokerto Kota, Isrofil Mas’ud juga menyampaikan kesiapan Polisi dalam mendukung Pilkada 2024. Pihaknya telah melakukan pengklasifikasian TPS yang ada di Kota Mojokerto mulai dari TPS yang kurang rawan sampai sangat rawan.

“TPS kurang rawan jadi TPS itu aman, tidak ada potensi gangguan, situasi Kamtibnas juga aman, mudah ditempuh petugas TPS. TPS rawan lokasinya berada di tempat yang rawan terjadi konflik sosial mungkin dekat dengan calon atau dengan tim sukses. TPS sangat rawan dimungkinkan karena letak geografis,” paparnya.

Dari hasil pengklasifikasian tersebut, di Kota Mojokerto memiliki 185 TPS kurang rawan dan 38 sangat rawan.

“Dari klasifikasi kami, TPS kurang rawan sebanyak 185 dan selebihnya ada 38 kita kategorikan rawan karena bahwa di situ dekat dengan calon Walikota atau dekat dengan rumah tim sukses,” jelasnya.

Selain itu, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Modjari menegaskan bahwa Linmas hadir di TPS berfungsi sebagai perlindungan masyarakat, keamanan, dan ketentraman masyarakat.

Ia juga memberikan pesan kepada Satlinmas untuk tidak bertindak sendiri ketika ada masalah di TPS.

“Apapun bentuk kerawanan yang mungkin terjadi, jangan bertindak sendiri, laporkan kepada Pak Lurah,” katanya.

Tidak lupa, ia mengimbau agar Satlinmas menjaga nama baiknya.

“Jaga nama baik Satlinmas, jangan satu dua orang berbuat tidak sesuai ketentuan semua Satlinmas menjadi namanya jelek semua,” imbaunya. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page