Bila Esok Ibu Tiada, Film Keluarga yang Menguras Air Mata Penonton dan Sukses di Box Office

Avatar of Redaksi
Poster film 'Bila Esok Ibu Tiada' yang saat ini sedang tayang dan menjadi sorotan banyak publik. (@realfedinuril / Kabarterdepan.com)
Poster film ‘Bila Esok Ibu Tiada’ yang saat ini sedang tayang dan menjadi sorotan banyak publik. (@realfedinuril / Kabarterdepan.com)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Film ‘Bila Esok Ibu Tiada’ menjadi salah satu karya yang ramai diperbincangkan masyarakat. Mengangkat tema keluarga dengan berbagai konflik emosional, karya garapan sutradara Rudi Soedjarwo ini berhasil membuat penonton tersentuh dan hanyut dalam cerita.

Film yang dirilis sejak (17/11/24) ini selain membawa pesan moral yang dalam, film ini sukses memikat hati lewat akting para pemainnya yang luar biasa.

Film ini diadaptasi dari novel karya Nagiga Nur Aryati dan langsung menjadi sorotan sejak teasernya dirilis di platform digital. Drama berdurasi 104 menit ini menampilkan pasangan legendaris perfilman Indonesia, Christine Hakim dan Slamet Rahardjo, yang menjadi magnet tersendiri bagi para penonton.

Cerita dimulai dengan kepergian Haryo (Slamet Rahardjo), meninggalkan Rahmi (Christine Hakim) yang harus menghadapi beragam permasalahan anak-anaknya. Keempat anak mereka, Ranika (Adinia Wirasti), Rangga (Fedi Nuril), Rania (Amanda Manopo), dan Hening (Yasmin Napper), membawa konflik yang berbeda-beda. Dari kesibukan karier, kegagalan, hingga hubungan yang renggang. Semua ini menggambarkan bagaimana seorang ibu sering kali memprioritaskan kebahagiaan anak-anaknya, meski harus menanggung derita sendirian.

Pesan utama film ini menyoroti pentingnya perhatian anak-anak terhadap seorang ibu, terutama saat ia menghadapi kesepian dan perjuangan hidup tanpa pasangan.

Film ini mencatatkan pencapaian luar biasa dengan 1,2 juta penonton dalam empat hari penayangannya. Hingga hari keempat, film ini telah menarik 1.206.689 penonton, sebagaimana diumumkan oleh Leo Pictures, studio yang memproduksi film ini.

“Kami sangat bangga, lebih dari satu juta penonton telah terhubung dengan cerita ini,” tulis akun resmi @leopictures_official pada Senin (18/11/24).

Kesuksesan ini didorong oleh strategi promosi seperti diskon tiket buy 1 get 1 serta momentum akhir pekan yang membantu mencapai 890.167 penonton di hari ketiga.

Dengan capaian tersebut, film ini masuk dalam daftar 15 film Indonesia terlaris tahun 2024, bersanding dengan Kuasa Gelap dan Laura.

Namun, film ini akan menghadapi tantangan dari rilisnya beberapa film blockbuster Hollywood seperti Wicked Part One, Moana 2, dan Mufasa: The Lion King.

Film ini diselesaikan dengan skenario oleh Oka Aurora di bawah arahan Rudi Soedjarwo, yang sebelumnya dikenal lewat karya seperti Ada Apa dengan Cinta? (2002) dan Sayap-Sayap Patah (2022). Selain Christine Hakim dan Slamet Rahardjo, film ini juga menghadirkan aktor dan aktris papan atas seperti Baim Wong, Nunu Datau, dan Immanuel Caesar Hito.

Diproduksi oleh Leo Pictures, yang sebelumnya merilis Sosok Ketiga (2023) dan Thaghut (2024), film ini membuktikan bahwa drama keluarga masih menjadi genre yang diminati di layar lebar.

‘Bila Esok Ibu Tiada’ kini tayang di bioskop dan menjadi tontonan yang sangat direkomendasikan bagi penikmat cerita keluarga yang menyentuh. (Firda*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page