Peringati Hari Kerajaan Majapahit, Wilwatikta Acarita Dihelat di Kota Mojokerto

Avatar of Redaksi
Pembacaan Kakawin Negarakertagama dalam acara Wilwatikta Acarita di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, Minggu (18/11/2024) (Redaksi / Kabarterdepan.com) 
Pembacaan Kakawin Negarakertagama dalam Wilwatikta Acarita di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Minggu (18/11/2024) (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Peringati Hari Jadi Kerajaan Majapahit, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI menggelar acara Wilwatikta Acarita di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto selama 2 hari sejak (17-18/11/2024)

Di hari pertama pembukaan Wilwatikta Acarita, dibacakan Kakawin Negarakertagama 1 dan 2. Kitab Negarakertagama menjadi salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit.

Kitab ini ditulis oleh Empu Prapanca itu tentang catatan-catatan sejarah mengenai kehidupan, pemerintahan, sosial politik, budaya, hingga keluarga kerajaan di zaman Majapahit.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI, Endah Budi Heryani mengatakan, acara ini sebagai upaya pelindungan kebudayaan dengan mengangkat tema peradaban dan kebesaran Kerajaan Wilwatikta atau Majapahit.

“Kita ingin membangun dan memperkuat narasi tentang kebesaran Wilwatikta dari berbagai sudut pandang keilmuan,” katanya, Minggu (17/11/2024) malam.

Pembukaan Wilwatikta Acarita di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, Minggu (18/11/2024) (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Pembukaan Wilwatikta Acarita di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, Minggu (18/11/2024) (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Dengan demikian, pihaknya berharap, acara ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang peninggalan-peninggal Kerajaan Majapahit dan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

“Kita berharap dengan terselenggaranya acara ini dapat melestarikan warisan budaya bangsa khususnya tinggalan Majapahit,” harapnya.

Acara malam ini ditutup oleh aksi panggung Niken Salindry dan campur. Sedangkan pada Senin 18 November bakal dimeriahkan penampilan Keroncong KKJ, pembacaan Negarakartagama 3 dan 4 serta Tari Topeng Kaliwungu dari Lumajang dan Ludruk oleh Abah Topan dan Abiyoso. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page