Protes Tatib Larangan Bawa Catatan Saat Debat, Ning Ita – Cak Sandi Tak Ikuti Debat ke-3

Avatar of Redaksi
Paslon nomor urut 2 Pilwali Mojokerto, Ning Ita - Cak Sandi saat konferensi pers, Sabtu (16/11/2024) malam di Ayola Sunrise Mojokerto Hotel (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Paslon nomor urut 2 Pilwali Mojokerto, Ning Ita – Cak Sandi saat konferensi pers, Sabtu (16/11/2024) malam di Ayola Sunrise Mojokerto Hotel (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Polemik tata tertib (tatib) larangan bawa catatan, paslon Pilwali Mojokerto nomor urut 2, Ning Ita – Cak Sandi tak ikuti debat ke-3, Sabtu (16/11/2024) malam di Grand Ballroom Sapphire, Ayola Sunrise Mojokerto Hotel.

Dalam konferensi persnya, Calon Wali Kota Mojokerto, Ning Ita menyatakan, pihaknya tidak mengikuti debat ke-3, meskipun parpol pengusung dan suporter sudah siap di lokasi karena ada hal yang substansial.

“Dalam tatib nomor 7 disebutkan, hanya diperkenankan mempergunakan kertas dan alat tulis yang disediakan oleh KPU selamat debat berlangsung. Sedangkan, tema debat pada malam hal ini terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ning Ita kepada awak media.

Lebih lanjut, Ning Ita menegaskan, pihaknya perlu menyampaikan data-data capaian kinerja di bidang ekonomi, sosial, keuangan, dan seterusnya. Sehingga, pihaknya membutuhkadibawa-data capaian kinerja di jilid pertama yang harus dibawa.

“Sedangkan, tatib nomor 7 ini juga tidak tercantum dalam PKPU. Sehingga, ini merugikan kami sebagai paslon nomor 2 karena kami ingin memberikan transparansi data dan informasi yang benar kepada masyarakat,” jelas Ning Ita.

Menurutnya, tidak memungkinkan pihaknya mengingat angka-angka itu secara rigid karena pihaknya bukan komputer. Agar data yang disampaikan iti benar sesuai dengan capain kinerja pihaknya di jilid pertama.

“Kami sudah melakukan protes untuk dihapusnya tatib nomor 7 ini tetapi KPU tetap tidak berkenan karena sudah diputuskan dalam rakor meski itu pun sudah diprotes oleh LO kami. Kalau memang tatib nomor 7 itu tidak bisa dihapus, kami juga meminta agar debat malam hari ini ditunda,” beber Ning Ita.

Namun, lanjut Ning Ita, permintaan debat ini tetap tidak dikabulkan oleh KPU. Bahkan, pelaksanaan debat malam hari ini tetap berlangsung dan dilakukan tanpa paslon nomor 2.

“Ini merugikan kami, paslon nomor urut 2 dan akan kami laporkan kepada DKPP atas kecurangan yang dilakukan KPU Kota Mojokerto,” tandasnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni mempersilakan untuk menanyakan permasalahan ini ke LO paslon.

“Silahkan langsung tanyakan ke LO paslonnya, biar lebih jelas,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page