Polisi Terjunkan Anjing Pelacak untuk Buru Pembunuh Bocah Madrasah di Banyuwangi

Avatar of Redaksi
IMG 20241116 WA0066
Anjing pelacak diterjunkan ke TKP pembunuhan siswi madrasah di Banyuwangi. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com-Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra menerjunkan anjing pelacak untuk memburu jejak pelaku pembunuh dan pemerkosaan CNA, seorang gadis cilik berusia 7 tahun asal Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi pada Rabu, (13/11/2024).

“Kami fokus penuh pada penyelidikan kasus ini. Tim kami sedang bekerja intensif di lapangan, termasuk menerjunkan anjing pelacak untuk melacak jejak yang mungkin ditinggalkan pelaku,” kata Kombes Pol Rama pada Sabtu (16/11/2024).

Dia menambahkan, polisi saat ini telah mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk unit Polisi Satwa dengan anjing pelacak, untuk segera menemukan pelaku dan mengungkap fakta di balik tragedi tersebut.

Selain itu, diturunkannya anjing pelacak juga menegaskan komitmen komitmen Polresta Banyuwangi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam kasus yang melibatkan anak sebagai korban.

“Kami tidak akan berhenti sampai pelaku kejahatan ini tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” yakinnya.

Di lain sisi, Rama meminta meminta masyarakat Banyuwangi untuk tetap tenang dan mendukung kinerja aparat kepolisian dan berpartisipasi untuk memberikan informasi apapun yang diketahui terkait kasus itu.

“Dukungan masyarakat sangat penting dalam membantu kami menyelesaikan kasus ini,” tegasnya.

Rama juga berjanji akan menyampaikan perkembangan penyelidikan secara transparan kepada publik terlebih kasus yang ramai dibahas publik itu tidak hanya mencederai keamanan wilayah, tetapi juga melukai rasa kemanusiaan.

“Kami pastikan seluruh proses hukum berjalan dengan profesional dan transparan. Tidak ada ruang untuk kompromi terhadap kejahatan yang menyerang anak-anak,” pungkas Kombes Pol Rama.

Sebelumnya, ayah korban, DN sempat mengungkapkan harapannya agar polisi dapat menurunkan anjing pelacak untuk melacak pelaku pembunuhan putri keduanya itu.

Hal tersebut diungkapkan DN kepada Kapolresta Banyuwangi disela-sela kunjungan ke rumah duka bersama Menteri Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di rumah duka pada Jumat, (15/11/2024). (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page