SD ICP Al Falah Darussalam 2 Sidoarjo Peringati Hari Pahlawan dengan Drama Kolosal

Avatar of Jurnalis: Setyawan
IMG 20241108 191558
Antusias siswa SD ICP Al Falah Darussalam 2, Tropodo, Sidoarjo dalam drama kolosal perobekan bendera, dalam peringatan Hari Pahlawan. (Eko Setyawan/Kabarterdepan.com)

Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Dentuman peluru terdengar di sudut basement gedung SD International Class Program (ICP) Al Falah Darussalam 2, Tropodo, Sidoarjo, Jumat pagi, (8/11/2024).

Juga, terlihat beberapa siswa bergelimpangan di lantai. Ternyata, mereka sedang melakukan teatrikal pertempuran Surabaya, robeknya bendera biru pada Hotel Yamato membuat teatrikal drama 10 November itu membara.

Salah satu siswa, Rafa, kelas 4.2, sebagai pemeran Bung Tomo, sangat menjiwai saat memperagakan pidato. Aksi itu dilakukan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

Seluruh siswa dan guru mengawali peringatan dengan Upacara sebagai bentuk mengingat jasa para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan kemerdekaan. Begitu pun harapan mereka terhadap Negara Palestina, semoga segera mendapatkan kemerdekaan.

Maka dari itu, setelah upacara usai, panitia menggelar aksi pengumpulan donasi untuk Palestina.

Wakil Kepala (Waka) Sekolah SD Al Falah Darussalam Ahmad Noval mengatakan, pada peringatan Hari Pahlawan ini tidak hanya dilaksanakan sebagai sebuah peringatan mengingat jasa para pahlawan, tapi juga satu aksi nyata yang bisa dilakukan para siswa.

“Dengan sedikit bantuan donasi ini semoga dapat membantu warga Palestina di sana,” katanya.

“Hal ini mungkin tak sebanding dengan perjuangan para pahlawan yang harus rela dan mengorbankan jiwa raga mereka, harus rela mati di medan perang demi satu kata ‘Merdeka’,” imbuhnya.

Ustad Noval berharap seluruh siswa dapat bersyukur dengan nikmat yang Allah berikan.

“Saudara kita sesama muslim di Palestina harus berjuang hidup dengan keterbatasan, terbatas makanan dan minuman, hidup tanpa ada listrik, dalam ketakutan ancaman. Tapi mereka masih punya semangat iman yang luar biasa, pantang menyerah untuk sekedar hanya pasrah. Hal itu lah yang patut kita contoh, disini kita hidup nyaman dan tenang, serba ada dan tanpa kekurangan,” lanjutnya.

“Seluruh donasi yang terkumpul kami salurkan lewat Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF),” tuturnya.

Peringatan Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan ini juga bertujuan untuk menimbulkan rasa cinta tanah air dan rasa nasionalisme para siswa. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page