
Jakarta, Kabarterdepan.com – Komedian Denny Cagur dilaporkan pernah terlibat dalam promosi judi online melalui sebuah video yang viral di media sosial. Polda Metro Jaya kini mengungkapkan bahwa mereka tengah menyelidiki dugaan tersebut terkait dengan peran Denny Cagur yang mempromosikan situs judi online, Rabu (6/11/2024).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa jika ada informasi terkait hal tersebut, pihaknya akan mendalaminya lebih lanjut.
“Kalau ada informasi itu pasti akan dilakukan pendalaman ya, kami tindaklanjuti,” ungkapnya
Video yang viral tersebut menunjukkan Denny Cagur mengajak masyarakat untuk bergabung dalam permainan judi online melalui situs agen 138. Video berdurasi 40 detik itu pertama kali diunggah oleh akun X @atheistan.
Denny Cagur, yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI, juga melaporkan kekayaan pribadinya ke LHKPN KPK. Berdasarkan laporan tersebut, harta kekayaan Denny tercatat mencapai Rp68,4 miliar. Harta tersebut mencakup tanah dan bangunan senilai Rp53,3 miliar yang tersebar di beberapa daerah, serta alat transportasi dan mesin senilai Rp6,3 miliar.
Selain itu, Denny Cagur tercatat memiliki aset bergerak lainnya yang bernilai Rp4,6 miliar, kas dan setara kas sebesar Rp3,9 miliar, serta harta lainnya sebesar Rp100 juta. Denny juga dilaporkan tidak memiliki kewajiban utang.
Terkait dugaan promosi judi online, Denny Cagur menyatakan bahwa ia sudah menjalani pemeriksaan terkait hal ini oleh Bareskrim Polri. Ia mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan sudah berlangsung cukup lama, bahkan sejak masa pencalonannya sebagai anggota legislatif.
“Sudah, semua sudah pernah dipanggil” papar Denny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,
Denny Cagur, menjelaskan bahwa ia telah dipanggil untuk diperiksa beberapa kali. Denny menegaskan bahwa sebagai warga negara yang baik, ia selalu mengikuti prosedur yang ada.
Ia mengaku sudah lama dipanggil satu per satu dan melewati semua prosesnya.
“Udah lama, udah beberapa … udah lama sih semuanya dipanggil satu per satu. Sebagai warga negara yang baik, saya datang dan melewati prosesnya,” tambahnya.
Proses pemeriksaan Denny Cagur terkait dugaan promosi judi online terjadi pada saat ia tengah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Ia mengungkapkan bahwa pemeriksaan tersebut berlangsung selama periode kampanye pencalonannya.
“Pemeriksaan itu terjadi saat saya masih dalam perjalanan (nyaleg),” ujar Denny.
Lebih lanjut, Denny menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut terjadi sebelum dirinya dilantik sebagai anggota DPR.
“Waktu itu, saya belum dilantik menjadi anggota DPR,” pungkasnya. (Firda*)
