Polemik Harga Cabai, Ketua DPRD Banyuwangi Tekan Pemkab Ambil Tindakan

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241107 170902
Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com- Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara menekan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi segera ambil tindakan atas merosotnya harga cabai di pasaran.

Untuk diketahui, harga cabai merah besar di Banyuwangi merosot hingga menyentuh harga Rp 3 ribu per kilogram di tingkat petani, yang membuat petani merana.

Karena harga tersebut jauh di bawah harga pokok produksi (HPP) sebesar Rp 15 ribu per kilogram, sehingga kemudian merosotnya harga cabai membuat petani harus menanggung kerugian yang sangat besar.

“Saya sangat prihatin saat mengetahui harga cabai merah besar anjlok,” kata Made, Kamis, (10/10/2024).

Untuk mengatasinya, dia Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) harus tegas hadir untuk mencari solusi dan menstabilkan harga cabai merah besar.

“Harus segera ditemukan jalan keluar agar para petani tidak merugi,” tegasnya.

Selanjutnya, politisi PDI Perjuangan tersebut juga memberikan arahan kepada Komisi II DPRD Banyuwangi untuk mengundang hadirkan Dispertan dan dinas terkait dalam rangka memberikan solusi terbaik bersama anggota dewan.

“Nanti ketika mereka hadir bisa dicari solusinya, melalui pihak ketiga atau jalan lain yang terbaik untuk petani,” ujar Made.

Pernyataan Made juga didukung Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Siti Mafrochatin Ni’mah yang juga berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan.

“Kami berharap pemerintah dapat menstabilkan harga atau mungkin mencarikan solusi lain, seperti adanya industri yang dapat menampung cabai saat panen raya dengan membangkan teknologi hasil pertanian seperti cabai kering dan bubuk,” tandasnya. (ADV)

Responsive Images

You cannot copy content of this page