
Mandailing Natal, kabarterdepan.com – Kehadiran pasangan calon (Paslon) Cabup-cawabup Mandailing Natal (Madina) Harun-Ichwan di Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina pada Sabtu (26/10/2024) disambut antusias warga setempat.
Warga Simangambat sampai rela meninggalkan aktifitas dan kegiatan sehari-hari seperti ke sawah, ladang dan aktifitas lainnya demi untuk berjumpa dengan Paslon Harun-Ichwan.
Dalam kesempatan tersebut Harun-Ichwan hadir di Pengajian kaum emak-emak bertempat di Lorong Lima, Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu.
Tokoh masyarakat setempat, Awaluddin mengatakan, sejak lama masyarakat di Kelurahan Simangambat tidak mendapat perhatian khusus dari pemimpin di Madina.oleh kerenanya Awaluddin mengajak masyarakat yang didominasi kaum Ibu Ini untuk mendukung dan memilih “OnMa” nomor 1.
“Kita dukung dan Pilih “OnMa” agar ada perhatian ke kita. Agar kedepan kita seperti yang dulu, kita di kecamatan Siabu menjadi perhatian khusus Bupati-Wakil Bupati Madina,” ungkap Awaluddin.
Hal yang sama diutarakan tokoh masyarakat lainnya Boru Rangkuti. Dia mengungkapkan, Harun-Ichwan ini dikenal peduli dan peka terhadap masayarakat Madina yang mayoritas petani ini. Bahkan selama menjadi Wakil Rakyat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Di Provinsi Sumut (DPRD Sumut), Harun telah memberikan bantuan untuk petani.
“Waktu jadi Anggota DPRD Sumut Pak Harun pernah membantu petani,” ucapnya.
Sementara Itu Tim Kampanye Harun-Ichwan (OnMa) Sobir Lubis mengungkapkan, dengan menyentuh hati adalah yang membuat warga merasa bahagia dan emosional. Setiap orang membutuhkan Kalimat yang menyentuh hati yang membantu melakukan hal-hal yang lebih baik dalam hidup.
Dikatakan Sobir Lubis, banyak budaya yang mengaitkan gerakan meletakkan tangan di dada dengan kejujuran. Gerakan ini menunjukkan bahwa seseorang tidak mengangkat senjata atau bahwa seseorang tampak memiliki niat yang tulus, atau memberikan janji kehormatan maupun janji setia.
“Pada dasarnya, motivasi yang paling kuat adalah motivasi yang berasal dari diri sendiri. Selayaknya, motivasi harus menjurus pada hal-hal yang baik,” ungkap Sobir. (Suhartono)
