
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA telah merilis hasil survei pemilihan kepala daerah / Wali Kota Mojokerto yang dilakukan pada tanggal 17 – 23 Oktober 2024. Hasilnya, 70,7 % masyarakat menginginkan Ning Ita untuk memimpin Kota Mojokerto untuk 5 tahun memdatang atau periodr 2024 – 2029.
Direktur LSI Denny JA, Budi Prasetyohadi mengatakan, survei ini dilakukan dengan metodologi multi stage random sampling melalui wawancara tatap muka kepada 440 responden dengan margin of error kurang lebih 4,8%.

“Tentunya survei ini masih sangat baru karena pengambilan sampling lapangan baru bebarapa hari yang lalu dan kita yakini hasil survei ini ada di tingkat kepercayaan 95% dengan keadaan sesungguhnya di lapangan,” jelas Budi Prasetyohadi.
Berdasarkan hasil survei LSI Denny JA, lanjut Budi, elektabilitas Ning Ita sebagai Calon Wali Kota Mojokerto Petahana jauh lebih unggul, yakni di angka 64,5%. Sedangkan, Junaedi Malik selaku penantang masih di angka 19,5%, dan swing voters sebesar 16%.

“Selisih 45% dari penantangnya Junaedi Malik, membuat posisi Ning Ita sebagai incumbent (petahana) saat ini sangat aman, karena di sisa waktu yang hanya tersisa kurang lebih hanya satu bulan sebelum pelaksanaan pemilihan unggul sangat jauh,” terang Direktur LSI Denny JA ini.
Menurutnya, Ning Ita hanya tinggal menjaga momentum untuk bisa memenangkan Pilkada di Kota Mojokerto.Kuatnya elektabilitas Ika Puspitasari ini tidak terlepas dari tingkat kesukaan yang tinggi secara personal masing-masing calon, tingkat kesukaan terhadap Ika Puspitasari paling tinggi yaitu di angka 90,7%, Rachman Sidharta Arisandi 84,4%, Junaedi Malik 73,3%, dan Khusnun Amin 67,7%.

“Tak hanya itu, tingkat pengenalan Ning Ita di masyarakat sangat tinggi di 99,8%. Ini artinya hanya 0,2% saja masyarakat Kota Mojokerto yang tidak mengenal Neng Ita. Sedangkan tingkat kesukaanJ unaedi Malik 75%,” tuturnya.
Lebih lanjut, Budi membeberkan, tingginya elektabilitas Ika Puspitasari juga turut didasari oleh tingkat kepuasaan terhadap kinerja Ika Puspitasari sebagai Wali Kota Mojokerto di angka yang tinggi, yaitu 85%.

Bahkan, lanjut Budi, tingkat keberhasilan kinerja di angka 86%. Angka kepuasan dan keberhasilan petahana yang sudah mencapai angka 75-80% sangat tinggi peluangnya untuk terpilih kembali di pilkada 2024 ini.
“Angka kepuasan dan keberhasilan yang tinggi ini menjadi faktor utama masyarakat menginginkan incumbent menjadi Walikota kembali di tahun 2024, yaitu di angka 70,7% dibanding yang tidak menginginkan yang hanya di angka 13,4%,” pungkasnya.
