
Banyuwangi, kabarterdepan.com – Polisi mengamankan 14 anggota Pasukan Senyap yang terlibat pengeroyokan kepada dua orang remaja yaitu ASP dan YP di depan gudang Bulog Wonosobo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono pada Minggu, (22/10/2024) pukul 01.30 WIB.
Dari 14 terduga pelaku yang sudah diidentifikasi, 9 di antaranya telah dimintai pertanggungjawaban yaitu WH (18), GPU (14), DAPW (14), MRS (17), AF (17), MAF (17), MF (15), NIH (16), DRLM (16) yang merupakan warga Kecamatan Rogojampi dan Srono yang seluruhnya masih tercatat sebagai pelajar.
“Ini kasus pemukulan oleh sekelompok pemuda ke pemuda lainnya,” terang Kapolsek Srono, Hendry Christianto pada Rabu, (23/10/2024) malam.
Handry mengurai, kronologi bermula ketika adanya informasi di Grup media sosial WhatsApp Pasukan Senyap bahwa salah satu anggota geng tersebut yaitu AF, menjadi korban penganiayaan geng lain yaitu All Star.
“Berawal dari situ, anggota geng Pasukan Senyap berusaha mencari keberadaan pelaku penganiaya AF,” lanjutnya.
Mereka menyisir jalan-jalan, dan sesampai di tepi jalan raya nasional III atau diseberang Tempat Kejadian Perkara (TKP), para anggota geng melihat beberapa pemuda termasuk di antaranya korban ASP dan YAP tengah nongkrong.
Tanpa basa-basi, para remaja tersebut langsung mengeroyok ASP dan YAP yang mereka kira sebagai pelaku penganiaya AF hingga keduanya mengalami luka akibat dipukul dan ditendangi para terduga pelaku.
“Mereka kemudian juga merusak satu unit sepeda motor nopol : P-6286-UG warna putih hingga rusak berat,” ujar Hendry.
Atas kejadian tersebut, warga kemudian melapor ke polisi sementara para korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Barang bukti yang kami amankan, satu jenis motor dalam keadaan rusak berat dan satu buah kaos hitam bertuliskan Banyuwangi Mistery Pasukan Senyap,” tandasnya. (Fitri)
