Cawabup Jombang Gus Salman Ungkap Pentingnya Pendidikan untuk Atasi Berbagai Masalah

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2024 10 23 at 1.54.05 PM
Warsubi-Salman, calon Bupati dan wakil Bupati Jombang (Rebeca)

Jombang, Kabarterdepan.com – KH Salmanudin Yazid (Gus Salman) Calon Wakil Bupati (Cawabup) Nomor urut 2, saat debat terbuka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jombang perdana Sabtu (19/10/2024) mengungkapkan, pentingnya pendidikan untuk mengatasi berbagai masalah.

“Pendidikan yang baik merupakan langkah dasar dalam mengatasi berbagai masalah, kualitas pendidikan harus kita dibenahi. Indikator pendidikan yang baik itu harus menguasai ilmu pengetahuan, kemudian memiliki moral dan akhlak yang baik. Sepandai apa pun orang, ketika akhlaknya bejat maka nilainya minus dan bahkan di bawah minus,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam, Kalibening, Mojoagung tersebut.

Ia juga mengatakan, peserta didik harus memiliki keterampilan dari berbagai bidang. Menurutnya, jika ingin target pendidikan yang baik tercapai, maka kurikulum pembelajaran harus disusun dan disesuaikan dengan kondisi masyarakat sekitar.

“Kurikulum tidak harus sama, muatan lokal tidak harus sama, tidak bisa semuanya dicampur menjadi satu. Kurikulumnya harus disesuaikan dan tidak bisa disamaratakan antara Kecamatan Wonosalam, Bareng dengan Jombang Kota,” ungkap Gus Salman.

Selanjutnya, ia mengungkapkan kesejahteraan guru harus ditingkatkan. Karena, menurutnya dari mana anak-anak bisa pintar, cerdas, dan bermoral kalau bukan dari guru dan tenaga pendidik.

Pihaknya kedepan mengaku akan meningkatkan kesejahteraan para guru dan tenaga pendidik.

“Bagaimana seorang guru bisa mengajar dengan enjoy, kalau dia masih memikirkan dapurnya sendiri, memikirkan ekonomi diri sendiri. Para guru harus mendapatkan gaji yang sesuai dengan upah minimum Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

alam rencana program Warsubi-Salman, terdapat point khusus untuk pemberdayaan perempuan. Yakni memberikan dana 1 Juta rupiah untuk tiap Dasawisma/tahun. Dana ini bisa digunakan bagi kaum perempuan untuk memberdayakan diri.

Program Dasawisma ini, kata Warsubi, merupakan suatu upaya untuk mendorong pemberdayaan perempuan di setiap desa di Kabupaten Jombang.

“Melalui program ini, perempuan dapat memiliki peran aktif dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan kegiatan di desa. Memperkuat kesejahteraan perempuan dan keluarganya, meningkatkan akses pelayanan kesehatan dan pendidikan serta mendorong terwujudnya lingkungan yang sehat dan lestari, serta meningkatkan solidaritas dan kebersamaan antar warga,” jelasnya ketika pertanyaan materi program pemberdayaan perempuan.

Dalam program dasawisma ini, perempuan sebagai agen perubahan dapat sekaligus mendukung pembangunan desa.

“Dengan dana 1 juta per tahun, kaum perempuan dapat berkontribusi melalui pengelolaan usaha mikro, kegiatan kesehatan dan pendidikan, serta kegiatan lingkungan hidup,” pungkasnya. (Rebeca)

Responsive Images

You cannot copy content of this page