
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Kesehatan PPKB kembali jalankan program edukasi Generasi Berencana (GenRe), kali ini ditujukan kepada siswa-siswi SMP Negeri 3 Kota Mojokerto, Selasa (22/10/2024).
Program ini bertujuan memberikan pemahaman serta keterampilan kepada remaja untuk merencanakan masa depan secara matang dan bertanggung jawab. GenRe dirancang untuk mengedukasi generasi muda mengenai kesehatan reproduksi, keterampilan hidup, pembangunan keluarga, serta perencanaan masa depan yang lebih baik.
Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, mewakili Pj. Wali Kota Mojokerto, menekankan pentingnya program ini dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas.
“Generasi muda adalah fondasi masa depan kita. Mereka harus dibekali dengan informasi dan pemahaman yang tepat tentang perencanaan kehidupan, mulai dari aspek kesehatan hingga pembangunan keluarga,” papar Gaguk.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa program GenRe menggunakan pendekatan Meaningful Youth Participation (MYP) yang mendorong remaja untuk berperan aktif dalam pengambilan keputusan, khususnya yang berdampak langsung pada kehidupan mereka.
Lewat pendekatan ini, para remaja dilatih untuk mengidentifikasi masalah, mengambil keputusan bijak, dan bertanggung jawab atas dampak keputusan tersebut, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Kami ingin anak-anak kita menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mandiri dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan yang mereka ambil,” tambah Gaguk.
SMP Negeri 3 Mojokerto yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan ini merupakan sekolah berprestasi di Kota Mojokerto. Keberhasilan tersebut berkat berbagai program sekolah yang mendukung pengembangan keterampilan dan karakter para siswanya.
Salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan SMP Negeri 3 adalah Webster yang melatih keterampilan multimedia kepada siswa. Program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mendokumentasikan kegiatan sekolah baik di dalam maupun luar sekolah.
Webster menghasilkan inovasi seperti “Grebek Bocil” di mana para siswa bertindak sebagai jurnalis cilik yang meliput berbagai kegiatan di sekolah dan Kota Mojokerto. Ada juga program Podcast yang menghadirkan narasumber untuk membahas isu-isu terkini yang relevan bagi remaja.
Gaguk Tri Prasetyo juga menegaskan bahwa persiapan generasi muda terutama siswa-siswi SMP Negeri 3 sangat penting untuk mencapai Generasi Emas Indonesia 2045. Pemkot Mojokerto berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi seluruh siswa di kota ini.
“Mereka adalah generasi emas yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya.(*)
